MODEL PEMBELAJARAN SOROGAN DAN BANDONGAN DALAM TRADISI PONDOK PESANTREN

  • Faisal Kamal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Wonosobo
Keywords:
learning model, sorogan, bandongan

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami tentang sorogan dan bandongan sebagai sebuah model pembelajaran yang mentradisi dipondok pesantren. Sebagai suatu model pembelajaran, sorogan dan bandongan mempunyai peran krusial, sebab kegiatan pembelajaran dipondok pesantren umumnya menggunakan kedua model tersebut. Kajian ini merupakan penelitian kepustakaan atau library research. Data-data dikumpulkan melalui kajian intensif dan mendalam melalui penelusuran terhadap literatur-literatur yang relevan dengan masalah penelitian. Data-data yang dikumpulkan, kemudian dianalisis menggunakan model analisis isi. Hasil kajian ini menemukan bahwa (1) Model pembelajaran merupakan sebuah kerangka konseptual dalam suatu prosedur sistematik dalam mengorganisasikan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu. Fungsi utamanya sebagai pedoman bagi perancang pembelajaran, para pendidik dalam merencanakan dan melaksanakan aktivitas pembelajaran. (2) Karakteristik sorogan dan bandongan merupakan model pembelajaran yang mengedepankan pendekatan layanan individual dan layanan kolektif. Model tersebut lazimnya digunakan oleh kiai dan santri dalam mempelajari dan menerjemahkan kitab kuning. Implikasi dari kajian ini diharapkan dapat mendorong bahwa sorogan dan bandongan dapat dilestarikan dan dikembangkan lebih lanjut sebagai suatu sistem pembelajaran.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alwi, Hasan. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi III, Cet. 3. Jakarta: Balai Pustaka.
Daradjat, Zakiyah. 2011. Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam, Jakarta: Bumi Aksara.
Dhofier, Zamkhsyari. 1994. Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3ES.
Kamal, Faisal dan Mukromin. “Modernisme Pondok Pesantren Sebagai Institusi Pendidikan Islam Non Dikotomik”, Jurnal Paramurobi. Vol. 2, No. 2, Juli-Desember (2019).
Kamal, Faisal. “Transformasi Pendidikan Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Islam Abad 21” Jurnal Paramurobi. Vol. 1 No. 2 Juli-Desember (2018).
Majid, Abdul dan Dian Andayani. 2011. Pendidikan Karakter Perspektif Islam, Cet. 1. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Muntaha, t.t. Abkhar al-Qur’an. Wonosobo: Al-Asy’ariyyah.
Nata, Abuddin. 2011. Perspektif Islam tentang Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Ramayulis. 2010. Ilmu Pendidikan Islam, Cet. 8. Jakarta: Kalam Mulia.
Reality, Tim. 2008. Kamus Terbaru Bahasa Indonesia, Cet. 1. Surabaya: Reality Publisher.
Rusman. 2011. Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.
Sanjaya, Wina. 2011. Strategi Pembelajaran Berorientasi Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Subhan, Arief. 2012. Lembaga Pendidikan Islam Indonesia Abad ke-20: Pergumulan antara Modernisasi dan Identitas. Jakarta: Kencana.
Sugono, Dendy. 2008. Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa.
Tafsir, Ahmad. 2008. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Uno, Hamzah B. 2009. Model Pembelajaran: Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif, Cet. 5. Jakarta: Bumi Aksara.
Zuhri, Saifudin. 2002. “Reformulasi Kurikulum Pesantren”, dalam Ismail SM, dkk, (Ed). Dinamika Pesantren dan Madrasah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Published
2020-12-01
How to Cite
Kamal, Faisal. 2020. PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM 3 (2), 15-26. Accessed December 2, 2021. https://doi.org/https://doi.org/10.32699/paramurobi.v3i2.1572.

STATISTICS

Abstract viewed = 0 times
pdf (Bahasa Indonesia) downloaded = 0 times