MENGAJARKAN NILAI-NILAI ISLAMI MELALUI TRADISI SEDEKAH BUMI SEBAGAI WUJUD KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DI DESA MEDAYU, KECAMATAN WANADADI, KABUPATEN BANJARNEGARA

Authors

  • Isti Ngaifah Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah di Wonosobo Author
  • Syifa Almahiroh Syakir Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah di Wonosobo Author
  • Sofiana Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah di Wonosobo Author
  • Bening Kharisma Tara Dwipa Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah di Wonosobo Author
  • Roni Muslikah Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah di Wonosobo Author

DOI:

https://doi.org/10.32699/f28yzr48

Keywords:

Sedekah bumi, kearifan lokal, pendidikan Islam, kearifan lokal, pendidikan karakter, Desa Medayu

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan, makna simbolik, dan peran tradisi Sedekah Bumi ke-2 di Desa Medayu, Kecamatan Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara, yang diselenggarakan pada 28 Juni 2026, dalam memperkuat modal sosial masyarakat dari perspektif pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rangkaian prosesi dimulai dari kirab gunungan, penyerahan tumpeng, pentas seni tari angguk, rodad, dan kuda kepang, hingga penyantunan anak yatim sebagai simbol rasa syukur dan nilai *gotong royong* yang diajarkan dalam Islam. Tradisi ini terbukti memperkuat jaringan, kepercayaan, dan norma sosial antarwarga sebagaimana dikonseptualisasikan dalam teori modal sosial, serta menjadi satu-satunya tradisi serupa yang masih lestari di Kecamatan Wanadadi. Dibandingkan dengan tradisi sejenis di wilayah lain, kasus Desa Medayu memperlihatkan lintasan khas sebuah tradisi yang baru dihidupkan kembali dan masih berada pada fase konsolidasi, berbeda dengan tradisi yang telah mapan secara turun-temurun. Penelitian ini merekomendasikan penguatan dukungan infrastruktur acara serta pendokumentasian tradisi sebagai upaya pelestarian budaya berkelanjutan, dengan penekanan pada bagaimana tradisi ini dapat terus menjadi media pendidikan karakter Islami yang efektif bagi generasi muda.

References

Agung, Y. R., Fu’ady, M. A., & Surur, M. (2018). Kohesi sosial dalam membentuk harmoni kehidupan komunitas. Jurnal Psikologi Perseptual, 3(1), 37–43.

Dewanti, R. (2023). Modal sosial dalam tradisi gotong royong: Studi komunitas Melayu di Sumatra. Jurnal Sosiologi Nusantara, 9*(2), 88–104.

Delisa, A. D., Prayitno, G., & Wicaksono, A. D. (2024). Keterkaitan modal sosial dengan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan infrastruktur Desa Kuniran. Jurnal Tata Kota dan Daerah, 16*(2), 155–164.

Fukuyama, F. (1995). Trust: The Social Virtues and the Creation of Prosperity. New York: Free Press.

Hidayatulloh, F. S. (2013). Sedekah Bumi Dusun Cisampih Cilacap. El Harakah: Jurnal Budaya Islam, 15*(1), 1–17.

Kabar Banyumas Raya. (2026). Tradisi Sedekah Bumi Medayu 2026 Jadi Magnet Warga, Budaya Leluhur Tetap Terjaga. Diakses dari https://kabarbanyumasraya.com/banjarnegara/tradisi-sedekah-bumi-medayu-2026/

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi (Edisi Revisi). Jakarta: PT Rineka Cipta.

Kurniawan, D., & Sari, M. (2022). Tradisi Sedekah Bumi dan Kohesi Sosial Masyarakat Agraris. Jurnal Sosial Budaya, 19*(1), 45–60.

Maulidah, S., & Setiajid, S. (2021). Modal sosial dalam pengembangan desa wisata (Studi deskriptif kualitatif di Desa Pandansari, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang). Unnes Political Science Journal, 5*(2), 48–52.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Ni’am, S., Puspitasari, E., & Hariyadi, H. (2024). Pergeseran makna sesajen dalam tradisi sedekah bumi di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas. innovative: Journal of Social Science Research, 4*(1), 1117–1132.

Nugraha, A. (2024). Kearifan lokal dalam pembangunan berkelanjutan. Jurnal Pembangunan Berbasis Budaya, 4*(1), 1–5.

Pemerintah Desa Medayu. (2016). Sejarah Desa Medayu. Diakses dari https://medayu.banjarnegara-desa.id/artikel/2016/08/26/sejarah-desa-medayu

Pemerintah Desa Medayu. (2024). Laporan Panitia Pilkades dan Penetapan Kepala Desa Terpilih Pilkades Tahun 2024. Diakses dari https://medayu.banjarnegara-desa.id/index.php/artikel/2024/3/7/laporan-panitia-pilkades-dan-penetapan-kepala-desa-terpilih-pilkades-tahun-2024

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. (2026). Sedekah Bumi Medayu, Greget Warga Desa Lestarikan Alam dan Budaya. Diakses dari https://banjarnegarakab.go.id/2026/06/28/sedekah-bumi-medayu-greget-warga-desa-lestarikan-alam-dan-budaya/

Prasetyo, B. (2020). Tradisi Sedekah Bumi dalam Masyarakat Jawa. Jurnal Antropologi Indonesia, 41*(2), 120–134.

Putnam, R. D. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. New York: Simon & Schuster.

Putri, M. N. I., dkk. (2025). Revitalisasi tradisi sedekah bumi: Strategi rekayasa sosial dalam memperkuat solidaritas masyarakat Cirebon. *Jurnal Artefak, 12*(2), 307–318.

Referensi Berita. (2025). Anugrah Elan Septian, Kades Gen Z dari Medayu Banjarnegara, Siap Pimpin Desa. Diakses dari https://www.referensiberita.com/desa/14014566715/anugrah-elan-septian-kades-gen-z-dari-medayu-banjarnegara-siap-pimpin-desa

Rifaldi, M. A., Hidayatissalam, M., & Turnip, M. S. (2023). Lunturnya nilai gotong royong di era milenial: Studi pada masyarakat perkotaan. *Jurnal Sosiologi Reflektif, 18*(1), 112–128.

Rizqi, A. A. S., & Fauzi, A. M. (2025). Makna dan peran tradisi Nyadran dalam kehidupan sosial keagamaan masyarakat Jawa: Studi kasus di Sidoarjo. Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat, 9*(2), 238–253.

Sari, M., & Hidayat, A. (2023). Revitalisasi nilai gotong royong dalam masyarakat pedesaan: Sebuah urgensi di era modern. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 7*(1), 56–70.

Sari, M., & Kurniawan, D. (2021). Tradisi Sedekah Bumi sebagai warisan budaya masyarakat Jawa dan implementasinya dalam pendidikan. Jurnal Kebudayaan Nusantara, 6*(2), 88–99.

Suntara, R. A., Hijran, M., & Indrayati, T. (2025). Peran tradisi sedekah bumi dalam perwujudan civic virtue di wilayah transmigrasi. Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya, 4*(2), 2660–2670.

Spradley, J. P. (1980). Participant Observation. New York: Holt, Rinehart and Winston.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sunaryo. (2026). Wawancara tokoh adat Desa Medayu mengenai tradisi Sedekah Bumi, 28 Juni 2026.

Wikipedia. (2025). Medayu, Wanadadi, Banjarnegara. Diakses dari https://id.wikipedia.org/wiki/Medayu,_Wanadadi,_Banjarnegara

Zuhdi, M. (2022). Peran kearifan lokal dalam menjaga kohesi sosial di era modern. Jurnal Humaniora dan Kebudayaan, 10*(2), 89–104.

Downloads

Published

2023-12-12

How to Cite

“MENGAJARKAN NILAI-NILAI ISLAMI MELALUI TRADISI SEDEKAH BUMI SEBAGAI WUJUD KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DI DESA MEDAYU, KECAMATAN WANADADI, KABUPATEN BANJARNEGARA ”. 2023. PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM 6 (2): 291-307. https://doi.org/10.32699/f28yzr48.