INTEGRASI NILAI ISLAM DALAM PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL MANDI KEMBANG SAWAN-LESON PADA GENERASI MUDA MUSLIM DI DESA KEMBARAN WONOSOBO
DOI:
https://doi.org/10.32699/71enf013Keywords:
nilai islam, kearifan lokal, mandi kembang sawan-leson, generasi muda muslim, desa kembaran wonosoboAbstract
Kearifan local masyarakat wonosobo salah satunya adalah tradisi mandi kembang sawan-leson secara turun temurun untuk tolak bala dan ikhtiar penyembuhan bagi anak mengalami rewel dan lesu tanpa sebab medis yang jelas menurut kepercayaan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna tradisi mandi kembang sawan-leson serta menganalisis proses integrasi nilai-nilai islam, dan mengeksplorasi persepsi dan partisipasi generasi muda muslim dalam pelestarian tradisi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskripsif dengan desain studi kasus. Hasil penelitian tradisi ini telah mengalami proses integrasi nilai-nilai islami melalui niat dan doa dengan di dahuli membaca basmallah dan doa ilang bajang sawane gari warase walau menggunakan bahasa jawa tapi mengandung makna doa bukan sebuah mantra yaitu hilang penyakitnya tinggal sehatnya. Sehingga dimaknai sebagai bentuk ikhtiar dan tawakal yang selaras dengan ajaran akidah islam, bukan praktek klenik yang bertentangan dengan ajaran islam. Persepsi dan partisipasi generasi muda muslim terhadap tradisi mandi kembang sawan-leson bervariasi, dari pelestarian aktif dengan pemaknaan islami, partisipasi pasif, partisipasi yang meninggalkan tradisi tersebut. Variasi tersebut di pengaruhi oleh pemahaman keagamaan, pendidikan keluarga, intensitas dialog dengan tokoh agama.
References
Azra, A. (2002). Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal. Bandung: Mizan.
Agus, B. (2007). Agama dalam Kehidupan Manusia: Pengantar Antropologi Agama. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Geertz, C. (1960). The Religion of Java. Chicago: University of Chicago Press.
Koentjaraningrat. (1984). Kebudayaan Jawa. Jakarta: Balai Pustaka.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Pesonafm, (11 April 2023). Siswi SMP Negeri 1 Wonosobo Ciptakan Inovasi Sabun Kembang Leson URL https://pesonafm.wonosobokab.go.id/news-detail/siswa-smp-negeri-1-wonosobo-ciptakan-inovasi-sabun-kembang-leson-2
Rahmat, J. (2015). Psikologi Agama: Sebuah Pengantar. Bandung: Mizan.
Sartini. (2004). Menggali kearifan lokal Nusantara: Sebuah kajian filsafati. Jurnal Filsafat, 37(2), 111–120.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Van Bruinessen, M. (1999). Global and local in Indonesian Islam. Southeast Asian Studies, 37(2), 158–175.
Woodward, M. R. (1989). Islam in Java: Normative Piety and Mysticism in the Sultanate of Yogyakarta. Tucson: University of Arizona Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal retain copyright and full publishing rights without restrictions, and grant the journal the right of first publication. Articles are licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0), which allows others to share and adapt the work with an acknowledgement of authorship and of the initial publication in this journal. Authors may enter into separate, additional arrangements for the non-exclusive distribution of the published version (for example, posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.



