Pengaruh Struktur Modal, Ukuran Perusahaan, Likuiditas, Komisaris Independen, Terhadap Pertumbuhan Laba
DOI:
https://doi.org/10.32699/jamasy.v6i4.12433Keywords:
struktur modal , ukuran perusahaan, likuiditas, komisaris independen, pertumbuhan labaAbstract
Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur modal, ukuran perusahaan, likuiditas, dan komisaris independen terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2023 hingga 2025.
Metode – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan serta laporan tahunan dari bank-bank yang menjadi sampel. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling, sehingga diperoleh model sebanyak 13 perusahaan dan 39 observasi dalam tiga tahun pengamatan. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 25 dalam regresi linier berganda.
Hasil - Struktur modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba (H1 ditolak). Ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba (H2 ditolak). Likuiditas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba (H3 diterima). Komisaris independen memiliki arah positif, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba (H4 ditolak).
Implikasi - Perusahaan perbankan perlu menjaga keseimbangan sumber pendanaan, meningkatkan produktivitas aset, mengendalikan Loan to Deposit Ratio dengan memperhatikan kualitas kredit dan kecukupan dana likuid, serta meningkatkan kualitas pengawasan komisaris independen.
Orisinalitas - Penelitian ini mengembangkan penelitian sebelumnya dengan mengganti variabel perputaran persediaan menjadi likuiditas dan menambahkan komisaris independen, serta menggunakan objek perusahaan subsektor perbankan periode 2023 hingga 2025.



