PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 SOPPENG
DOI:
https://doi.org/10.32699/895r4q84Keywords:
Motivasi Belajar, Model PjBL, KPSAbstract
Penelitian dengan metode True Experiment ini menggunakan rancangan faktorial 2×2. Bertujuan menganalisis skor motivasi belajar fisika dan Keterampilan Proses Sains disingkat KPS. Sampel penelitian sebanyak 45 siswa dari dua kelas X MIA 2 (PjBL) dan X MIA 1 (pembelajaran langsung). Siswa diberi model PjBL memiliki rerata skor 9,64 dan model pembelajaran langsung 6,32. Motivasi rendah PjBL yaitu 9,91, pembelajaran langsung 4,18, mengartikan KPS motivasi rendah mendapatkan rerata PjBL lebih tinggi. Di materi momentum dan impuls KPS PjBL dengan nilai ujian x = 9,64 lebih meningkat dari pembelajaran langsung dengan nilai x = 6,32. Analisis ANOVA hipotesis 1 Fhitung = 121,07 dan Ftabel = 4,20 (Fhitung > Ftabel) menjelaskan H0 ditolak H1 diterima. Motivasi tinggi hipotesis 2 Fhitung = 14.94 dan Ftabel = 4.20 bahwa H0 ditolak H1 diterima. Skor KPS motivasi tinggi X MIA 2 dengan PjBL 9.72, adapun X MIA 1 pembelajaran langsung 8.36. Motivasi rendah hipotesis 3, Fhitung = 4.46 dan Ftabel = 4.20, H0 ditolak H1 diterima. KPS motivasi rendah kelas X MIA 2 PjBL 9.91, kelas X MIA 1 pembelajaran langsung 4.18. Interaksi sumber varian model pembelajaran dan motivasi belajar, hipotesis 4 menunjukkan Fhitung = 5.38 dan Ftabel = 4.20, H0 ditolak H1 diterima. Model PjBL memberikan kontribusi signifikan terhadap pembelajaran siswa motivasi rendah. Ranah pelaksanaan pembelajaran, para siswa motivasi rendah mengkonstruksi pengalaman baru kepemikirannya sendiri akhirnya lebih teringat. Sehingga kita mendapat pengetahuan terkait pengaruh model PjBL dan model pembelajaran langsung terkait motivasi belajar siswa terhadap KPS di kelas X SMA Negeri 4 Soppeng.
References
Amanda, N. W. Y., Subagia, I. W., & Tika, I. N. (2014). pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar IPA ditinjau dari self efficacy siswa. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran IPA Indonesia, 4(1).
Haryadi, R., & Nurmala, R. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Fisika Kontekstual dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains, 7(1), 32–39.
Irman, S. (2020). Validasi Modul Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital. Jurnal Imiah Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(2), 260–269.
Mahardika, A., Chusni, M. M., & Istiningsih, G. (2016). S P E K T R A Pembelajaran Ipa Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan. September. https://doi.org/10.32699/spektra.v2i2.12
Octariani, D., & Rambe, I. H. (2020). Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika Siswa SMA. Genta Mulia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 11(1).
Priyambodo, P., & Saputri, W. (2021). Bagaimana Menjadi Guru Sains di Era 4 . 0 bagi Generasi Y dan Z ? 7(2), 154–165.
Royani, I., Mirawati, B., & Jannah, H. (2018). Pengaruh model pembelajaran langsung berbasis praktikum terhadap keterampilan proses sains dan kemampuan berpikir kritis siswa. Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu Dan Pembelajaran Matematika Dan IPA IKIP Mataram, 6(2), 46–55.
Sukisna. (2020). Metode Gallery Walk Bagi Siswa Kelas X Semester Gasal. Seorang guru mempunyai peran untuk meningkatkan hasil belajar siswa , dengan suatu arahan bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa . Salah satunya kepada siswa . Dengan adanya motivasi belaja. 6(1), 11–18.
Wahyuni, H., & Pratiwi, U. (2022). Penerapan Metode Pre-Experimental pada Materi Gerak Lurus Beraturan ( GLB ) untuk Meningkatkan Kemampuan Analisis Siswa. 8(1), 52–57.
Winaya, I. K. A., Darmawiguna, I. G. M., & Sindu, I. G. P. (2016). Pengembangan E-Modul Berbasis Project Based Learning Pada Mata Pelajaran Pemrograman Web Kelas X Di Smk Negeri 3 Singaraja. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 13(2), 198–211.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


