IDENTIFIKASI BANGUNAN PUSAKA DI WONOSOBO

  • Wahyu Kurniawan Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
  • Muafani Muafani Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Sains Al Qur’an (UNSIQ) Wonosobo
Keywords: identitas, melestarikan, Wonosobo

Abstract

Keunikan kota-kota kecil tradisional di negara timur terletak pada kesinambungan dan keterkaitan antar budaya, iklim dan seni-kriya, apabila hal ini sebagai kecenderungan perkembangan kota yang intuitif tetapi juga rasional mampu dibina terus, tidak akan pernah muncul kerisauan akan krisis identitas. Seorang arsitek mempunyai tanggung jawab yang besar untuk bertukar, menyumbangkan karya yang suatu saat nanti dinilai layak dilestarikan. Sebagai negara yang memiliki sejarah yang panjang, dengan tradisi yang kuat dan beragam serta pengalaman dijajah negara lain, tak pelak kita memiliki warisan arsitektur tradisional dan peninggalan kolonial yang sangat kaya, tersebar di berbagai pelosok kota. Hal inilah yang dapat kita jumpai di Kabupaten Wonosobo yang tercatat sebagai kota kedua setelah Yogyakarta yang menyatakan bergabung dengan Republik ini, sehingga akan menjadi lebih menarik lagi untuk dijadikan sebagai bahan kajian Penelitian Studi Literatur yang memadukan data lapangan dengan data pustaka dan dilengkapi dengan wawancara para pelaku sejarah untuk memperoleh hasil yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi objek penelitian. Data yang ada dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode observasi untuk mengidentifikasi objek penelitian sebagai data utama dalam penelitian dan dilengkapi dengan kajian data pustaka yang terkait dengan bangunan cagar budaya yang ada di Kota Wonosobo.

References

Attoe, Wayne, 1992, Perencanaan Kota, Editor Anthony J. Catanese dan James C Snyder, Erlangga, Jakarta.

Budihardjo, Eko, 1997, Arsitektur sebagai Warisan Budaya, Djambatan, Jakarta

Bungin, Burhan, 2006, Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kencana Jakarta, Jakarta.

Carr, Stephen, 1992, Public Space, Cabridge Univercity Press, New York.

Feldt, Allan G, 1992, Perencanaan Kota (terjemahan), Editor Anthony J. Catanese dan James C Snyder, Erlangga, Jakarta.

Haryadi, B. Setiawan, 1995, Pesikologi Lingkungan dan Perilaku, Dirjen Dikti Depdikbud, Jakarta.

Jacobs, Allan B, 2003, Making Greet Streets (Time-Saver Standards for Urban Design), Editor Donald Watson and Friends, Mc Graw-Hill, New York.

Macdonald, Elizabeth, 2003, The Multiway Boulevard (Time-Saver Standards for Urban Design), Editor Donald Watson and Friends, Mc Graw-Hill, New York.

Muhadjir, Noeng, 2000, Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi VI, Rake Sarasin, Yogyakarta.

Rapoport, Amos, 1977, Human Aspects of Urban Form, Pergamon Press, New York.

Rapoport, Amos, 1990, History and Precedent in Environmental Design, Plenum Press, New York.

Shirvani, Hamid, 1985, The Urban Design Process, Van Nostrand Reinhold Company, New York.

Spreiregen, Paul. D, 1965, Urban Design : The Architecture of Town and Cities, Mc Graw Hill Book Company, New York.

Tjiptartoro, Eko, 1988, Laporan Draf Final Konservasi Bangunan dan Lingkungan Kota Madya Dati II Semarang, Bappeda Semarang,

Wijanarka, 2001, Teori Desain Kawasan Bersejarah, Program Studi Teknik Arsitektur Universitas Palangkaraya, Palangkaraya.
Published
2018-05-30
How to Cite
Kurniawan, W. and Muafani, M. (2018) “IDENTIFIKASI BANGUNAN PUSAKA DI WONOSOBO”, Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, 5(2), pp. 169-187. doi: https://doi.org/10.32699/ppkm.v5i2.462.
Section
Articles