TEKNOLOGI SAWAH TERAPUNG DI KAWASAN TERDAMPAK BANJIR MENGGUNAKAN SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION (SRI) VARIETAS PADI LOKAL

Authors

  • T. Edy Sabli Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau
  • Mardaleni Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau
  • Zaflis Zaim Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Islam Riau
  • Windy Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau Translator
  • Nadila Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau Translator

DOI:

https://doi.org/10.32699/20njdj33

Keywords:

SRI, Kanal, Padi Lokal, Kelompok Wanita Tani

Abstract

Menjelang musim hujan, area sekitar aliran Sungai sering dilanda genangan air atau banjir yang berlangsung 2 hingga 3 bulan. Aktivitas sosial-ekonomi warga terganggu dan hasil-hasil pertanian terancam gagal panen akibat banjir. Inovasi teknologi sawah terapung melalui SRI (system of rice intensification) diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi petani agar warga tetap produktif menghasilkan Padi. SRI merupakan sebuah system budidaya Padi lokal (Oryza sativa L) yang menekankan pengelolaan tanaman, tanah, air, dan unsur hara untuk meningkatkan produktivitas tanaman lebih efisien dan mengurangi pupuk kimia, adaptif serta ramah lingkungan. Aplikasi teknologi ini diberikan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) pada anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Barokah Tani di Kelurahan Pelalawan, Propinsi Riau. Persiapan kegiatan dimulai dari menyiapkan alat atau media tanam, tanah hitam & sekam, semai bibit padi, diskusi awal bersama anggota tani, observasi lokasi budidaya padi di Kanal atau saluran drainase, demontrasi cara semai pupuk organic melalui acara dialogis bersama team Dosen dari Fakultas Pertanian dan Departemen Perencanaan Wilayah & Kota, Universitas Islam Riau. Di masa depan, konsep teknologi sawah terapung bisa juga diterapkan pada tanaman hortikultura seperti Cabai, Terung, Tomat, Bawang Prei, & tanaman bumbu dapur lainnya.

 

References

Badan Pusat Statistik Kabupaten Pelalawan. Kabupaten Pelalawan Dalam Angka 2024 . Pelalawan; 2024 Feb.

Amri Mohd.R, Yulianti G, Yunus R, Wiguna S. Resiko Bencana Indonesia. 1st ed. Jati R, editor. Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB); 2016.

Sabli T. E. Pertanian Berkelanjutan. In: M.Nur, editor. 1st ed. Pekanbaru: UIR PRESS; 2024. p. 116–28.

Anggara A. Sekam Sampah Pangan Yang Menggemaskan. Jakarta: Penebar Swadaya; 2017.

Khairullah I, Saleh M. Teknologi Budidaya Tradisional Padi Varietas Lokal. Jurnal Pertanian Agros. 2020;22(2):168–79.

Masganti M, Abduh AM, Rina D. Y, Alwi M, Noor M, Agustina R. Pengelolaan Lahan dan Tanaman Padi di Lahan Salin. Jurnal Sumberdaya Lahan. 2023 Jan 6;16(2):83.

Mohammed Dahiru T. System of Rice Intensification: A Review. International Journal of Innovative Agriculture & Biology Research [Internet]. 2018; 6:27–38

Available from: https://www.researchgate.net/publication/326259081.

Kinanti K.A, et al., The impact of water management systems and biofertilizers on soybean production in type B tidal swamp lands in Kapuas district, Central Kalimantan, Indonesia. 2023, BIO Web of Conferences 80, 03022, p.10.

Zulkarnaini H, et al., Pengaruh Kompetensi dan Motivasi terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian di Dinas Ketahanan Pangan Dan Hortikultura Kabupaten Lampung Tengah, Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 4 (2023) No. 1

Cahyadi D. et al., Efektivitas Pupuk Hayati Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Caisin (Brassica Chinensis L) 2017, Bul. Agrohorti 5 (3): 292-300.

Santosa Y.T., et al., Investigating the dynamics of upland rice (Oryza sativa L.) in rainfed agroecosystems: an in-depth analysis of yield gap and strategic exploration for enhanced production., 2024, Front. Sustain. Food Syst., Vol.8.

Nuraisyah, T.K et al., Perkembangan Food Estate di Indonesia: Analisis Peluang, Tantangan, dan Ancaman secara Domestik serta Global., 2025, Syntax Admiration journal, Vol. 6 no.2.

Downloads

Published

2026-01-30

Issue

Section

Pengabdian

How to Cite

“TEKNOLOGI SAWAH TERAPUNG DI KAWASAN TERDAMPAK BANJIR MENGGUNAKAN SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION (SRI) VARIETAS PADI LOKAL” (2026) Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, 13(1), pp. 70–76. doi:10.32699/20njdj33.