ANALISIS KEBUTUHAN MASYARAKAT TERHADAP PENERAPAN AEROPONIK DAN IOT UNTUK PEMBIBITAN KENTANG MELALUI METODE WAWANCARA
DOI:
https://doi.org/10.32699/ppkm.v12i3.10248Keywords:
Kentang, IoT, Aeroponik Smart Farming, Adopsi teknologiAbstract
Desa Surengede yang terletak di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, memiliki potensi yang besar dalam sektor hortikultura dengan fokus utama pada produksi kentang. Meskipun demikian, cara bertani yang umum masih menggunakan metode tradisional yang rentan terhadap penyakit, penurunan mutu bibit, serta ketidakstabilan cuaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan akan teknologi aeroponik dan Internet of Things (IoT) sebagai solusi strategis dalam proses pembibitan kentang. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif yang melibatkan 30 petani aktif, dilengkapi dengan pengamatan langsung untuk memverifikasi kondisi teknis dan sosial. Hasil studi menunjukkan bahwa 83% responden berpendapat bahwa biaya investasi untuk sistem aeroponik berbasis IoT adalah tinggi, 83% merasa operasi sistem tersebut sulit, dan 80% menganggap perawatannya rumit. Namun, 69% petani menyatakan siap untuk memanfaatkan teknologi, yang menunjukkan adanya kemungkinan untuk beralih ke pertanian cerdas. Temuan ini menegaskan perlunya dukungan keuangan, pelatihan teknis, serta desain sistem yang fleksibel agar penerapan teknologi aeroponik berbasis IoT dapat meningkatkan produktivitas serta keberlanjutan pertanian kentang di wilayah pegunungan,
References
Agricultural information and extension services. (2023). September.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.
Deperiky, D., Febrianto, H., & Yoga, T. C. (2023). Pemanfaatan Teknologi Aeroponik Berbasis Precision Agriculture Dalam Optimalisasi Rantai Pasok Benih Kentang G-0 Pada Kelompok Tani Di Kabupaten Agam. Jurnal Teknologi Pertanian, 12(2), 120–129. https://doi.org/10.32520/jtp.v12i2.2786
Khoa, T. A., Man, M. M., Nguyen, T. Y., Nguyen, V. D., & Nam, N. H. (2019). Smart agriculture using IoT multi-sensors: A novel watering management system. Journal of Sensor and Actuator Networks, 8(3). https://doi.org/10.3390/jsan8030045
Lakhiar, I. A., Gao, J., Syed, T. N., Chandio, F. A., & Buttar, N. A. (2018). Modern plant cultivation technologies in agriculture under controlled environment: A review on aeroponics. Journal of Plant Interactions, 13(1), 338–352. https://doi.org/10.1080/17429145.2018.1472308
Marpaung, P. H., Siburian, F., Marina Rawaty Sinaga, N., & Fauzan Zulazmi, M. (2024). Analisis Sistem Aeroponik Tertutup Pada Budidaya Tanaman Kentang (Solanum Tuberosum L.) di Unit Pelaksana Teknis Benih Induk Hortikultura Kutagadung Berastagi. Jurnal Agroteknosains, 8(1).
Nurpauziah, I., & Riani, S. (2024). Identifikasi Budidaya Tanaman Kentang (Solanum Tuberosum L.) Varietas Granola Dengan Sistem Aeroponik. Jurnal Biosains Medika, 2(1), 15–21.
Paridah, Pranata, A., & Setiawan, D. (2019). Sistem Monitoring dan Pemberian TDS pada Tanaman Aeroponik Menggunakan Internet Of Things (IOT) Berbasis Nodemcu. Jurnal CyberTech, x, 1–10. https://ojs.trigunadharma.ac.id/
Tunio, M. H., Gao, J., Shaikh, S. A., Lakhiar, I. A., Qureshi, W. A., Solangi, K. A., & Chandio, F. A. (2019). Potato production in aeroponics : An emerging food growing system in sustainable agriculture for food security. 80(March 2020), 118–132. https://doi.org/10.4067/S0718-58392020000100118













