Tantangan dan Strategi Orang Tua Dalam Mendisiplinkan Anak di Era Digital (Studi Kasus)
Kata Kunci:
Orang Tua, Disiplin Anak Era Digital, Tantangan dan strategiAbstrak
Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa tantangan serius bagi orang tua dalam mendisiplinkan anak, khususnya di komunitas Muslim Selatan Thailand. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi orang tua, strategi yang diterapkan, serta faktor-faktor yang memengaruhi kedisiplinan anak di era digital pada siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Alawiyah Witya di Kampung Repil, Yala, Thailand Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan orang tua, guru, dan siswa, serta dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi, dan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi: (1) penggunaan gawai yang berlebihan yang menyebabkan anak lalai terhadap kewajiban belajar dan ibadah; (2) kurangnya literasi digital orang tua sehingga pengawasan tidak optimal; (3) penurunan konsentrasi belajar anak; dan (4) dampak negatif terhadap kesehatan mental dan interaksi sosial anak. Strategi yang diterapkan orang tua meliputi pembatasan waktu penggunaan gawai, pendampingan dan pengawasan langsung, serta penanaman nilai-nilai religius dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung meliputi kerja sama antara orang tua dan sekolah serta kesadaran religius orang tua, sedangkan faktor penghambat mencakup ketergantungan anak terhadap gawai, keterbatasan waktu orang tua, dan pengaruh lingkungan pergaulan. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi orang tua, guru, dan lembaga madrasah dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
