PEMETAAN KERAWANAN BANJIR UNTUK PENANGGULANGAN BENCANA BERBASIS SIG DI KABUPATEN KEBUMEN

Authors

  • Nasyiin Faqih Universitas Sains Al-Qur'an https://orcid.org/0000-0001-7559-3726
  • Gunawan Gunawan Universitas Sains Al-Qur'an
  • Ashal Abdussalam Universitas Sains Al-Qur'an
  • Mochammad Qomaruddin Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara https://orcid.org/0000-0001-8193-8794
  • Musthofa Musthofa Universitas Bojonegoro (UNIGORO) Bojonegoro
  • Lendra Lendra Universitas Palangka Raya (UPR) Palangkaraya

DOI:

https://doi.org/10.32500/jebe.v7i2.10977

Keywords:

Banjir, Pemetaan, Skoring, Pembobotan, Sistem informasi geografis

Abstract

Negara Indonesia adalah sebuah wilayah rawan  bencana hidrometeorologi yaitu salah satu diantaranya adalah banjir. Kondisi morfologi dan banyaknya sungai yang mengalir di segala penjuru menyebabkan selalu terjadi banjir di beberapa wilayah di Indonesia pada setiap musim penghujan. Secara topografi wilayah Kota Kebumen merupakan daerah dataran rendah dan wilayah Desa Sumberadi, Tanahsari, dan Roworejo juga menjadi salah satu wilayah yang hampir setiap tahunnya mengalami bencana banjir. Dengan Tujuan Penelitian ini untuk membuat pemetaan daerah rawan banjir dengan pemanfaatan data spasial dan penginderaan jarak jauh dengan bantuan software Sistem Informasi Geografis, dan menghitung luasan daerah rawan banjir di wilayah penelitian. Metode Penelitian ini menggunakan skoring dan pembobotan antara parameter-parameter yang menjadi faktor kerawanan banjir yaitu curah hujan, kemiringan lereng, jenis tanah, buffer sungai, dan tutupan lahan dalam bentuk data spasial. Setiap parameter akan dilakukan proses penilaian dengan pemberian bobot dan skor sesuai dengan pengklasifikasian masing-masing, dan kemudian dilakukan overlay menggunakan software SIG. Penelitian ini menghasilkan model spasial klasifikasi kerawanan banjir berbasis SIG melalui pendekatan skoring–pembobotan di Desa Sumberadi, Tanahsari, dan Roworejo, Kabupaten Kebumen. Model tersebut mengelompokkan wilayah ke dalam kategori sangat rawan seluas 175,3 ha (29%), rawan 188,5 ha (31%), dan tidak rawan 247,2 ha (40%). Temuan ini menegaskan bahwa hasil penelitian tidak hanya berupa peta, tetapi juga berupa model klasifikasi kerawanan yang dapat mendukung mitigasi dan penanggulangan bencana banjir.

Author Biography

  • Nasyiin Faqih, Universitas Sains Al-Qur'an

    Dr. Nasyiin Faqih is a Senior Lecturer in Civil Engineering (Water Resources) at the Faculty of Engineering and Computer Science, Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo, Indonesia, and currently serves as Dean of the Faculty. His research focuses on water resources engineering, sustainable infrastructure, and environmental modeling. 

    1.353 SINTA Score Overall   577 SINTA Score 3Yr

References

Assiddiqi, M. H. (2025). Analysis of the Availability of Residential Locations Based on Flood Mitigation in Momunu District, Buol Regency. Engineering Technology and Applied Science Research, 15(4), 25297–25303. https://doi.org/10.48084/etasr.10811

Basuki, K. (2019). Studi Pemetaan Daerah Rawan Banjir Dengan Metode Skoring dan Pembobotan Pada Daerah Kota Tarakan. Jurnal Online Internasional & Nasional Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, 7(1), 1689–1699.

Bhurtyal, S. (2025). Data-Driven Methods to Assess Transportation System Resilience: Case Study of the Arkansas Roadway Network. Journal of Transportation Engineering Part A Systems, 151(1). https://doi.org/10.1061/JTEPBS.TEENG-8064

Dhaniarti, N. (2021). Pemetaan Daerah Rawan Banjir di Kabupaten Bondowoso dengan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis. Reka Buana : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Dan Teknik Kimia, 6(1), 48–60.

Faisal, R. M. (2025). Integrating GIS and comparative multi-criteria decision-making techniques for landslide susceptibility assessment. Progress in Physical Geography, 49(6), 797–824. https://doi.org/10.1177/03091333251380439

Faqih, N. (2011). ANALISA HIDROLOGI DALAM PENGENDALIAN BANJIR (Studi kasus Sistem Pengendalian Banjir Dolok Penggaron Kabupaten Semarang).

Faqih, N. (2021). Rehabilitasi dan Perencanaan Saluran Drainase di Komplek Wisata Dieng Plateau. Journal of Economic, Management, Accounting and Technology, 6(2), 307–315.

Hasbudy, K. (2021). Studi Pemetaan Daerah Rawan Banjir Dengan Metode Skoring dan Pembobotan Pada Daerah Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan.

Ikhsan, J. (2025). Prediction of cold lava flood risk in a watershed based on the regulation of the head of the national disaster management Agency, Indonesia. Aip Conference Proceedings, 3317(1). https://doi.org/10.1063/5.0279517

Indarjo, A. (2026). Quantifying Coastal Vulnerability and the Protective Role of Mangrove Rehabilitation: A GIS–Remote Sensing Analysis From Mojo, Pemalang, Indonesia. Environmental Quality Management, 35(3). https://doi.org/10.1002/tqem.70304

Khosravi, K., Pourghasemi, H. R., Chapi, K., & Bahri, M. (2018). Flash flood susceptibility assessment using random forest and GIS-based data-driven models. Geoscience Frontiers, 9(3), 767–780.

Kurniawan, D. (2025). Analysis of Flood Vulnerability and Evacuation Sites Based on ArcGIS StoryMap in Wonosegoro Sub-district, Boyolali District. E3s Web of Conferences, 652. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202565204001

Lendra, L., Robby, R., & Faqih, N. (2023). Optimalisasi Sumber Daya Manusia Menggunakan Aplikasi LIPS Pada Kegiatan Pendampingan Proyek Drainase Kota Palangkaraya. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, 10(2), 151–161.

Nor, T. N. A. T. M. (2025). Assessment of GIS-Based Multi-Criteria Decision Making (MCDM) Techniques for Solar PV Power Plant Site Suitability. Iop Conference Series Earth and Environmental Science, 1560(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1560/1/012042

Nuryanti, N., Tanesib, J. L., & Warsito, A. (2018). Pemetaan Daerah Rawan Banjir Dengan Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Fisika : Fisika Sains Dan Aplikasinya, 3(1), 73–79. https://doi.org/10.35508/fisa.v3i1.604

Purnomo, S., Mulki, G. Z., & Firdaus, H. (2000). Pemetaan Rawan Banjir di Kecamatan Pontianak Barat dan Pontianak Kota Berbasis Sistem Informasi Geografis. (Tidak Disebutkan), 1–7.

Rodriguez-Flores, S. (2025). Assessment of watershed health, integrating environmental, social, and climate change criteria into a fuzzy logic framework. Science of the Total Environment, 960. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2024.178316

Rongen, G. (2025). Structured Expert Elicitation of Dependence Between River Tributaries Using Nonparametric Bayesian Networks. Risk Analysis, 45(11), 3797–3818. https://doi.org/10.1111/risa.70111

Slamet, B. (2025). Spatial distribution of flood vulnerability in Belawan Watershed, North Sumatra Province, Indonesia. Iop Conference Series Earth and Environmental Science, 1445(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1445/1/012112

Tehrany, M. S., Pradhan, B., & Jebur, M. N. (2015). Flood susceptibility mapping using a novel ensemble weights-of-evidence and support vector machine models in GIS. Journal of Hydrology, 512, 332–343.

Vanelli, F. (2025). A Framework for Systemic Flood Adaptation: Insights from a Focus Group in Australia. Iop Conference Series Earth and Environmental Science, 1554(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1554/1/012144

Wang, Y. (2025). Flood Season Division Model Based on Goose Optimization Algorithm–Minimum Deviation Combination Weighting. Sustainability Switzerland, 17(15). https://doi.org/10.3390/su17156968

Downloads

Published

30-04-2026

Issue

Section

Articles