REKONSTRUKSI MAKNA ‘ADIL DALAM POLIGAMI: ANALISIS KRITIS ANTARA DOKTRIN  Q.S. AN-NISA’ AYAT 3 DAN PRAKTIS HISTORIS NABI

المؤلفون

  • Agus Wirman Agus UIN RADEN INTAN LAMPUNG

DOI:

https://doi.org/10.59579/gpnfca36

الكلمات المفتاحية:

Keadilan (‘Adl), Poligami, Q.S. An-Nisa’Ayat 3, Praktik Historis Nabi

الملخص

Konsep keadilan (‘adl) dalam poligami merupakan salah satu tema yang terus menjadi perdebatan dalam kajian hukum Islam. Q.S. An-Nisa’ ayat 3 sering dijadikan landasan normatif kebolehan poligami dengan syarat berlaku adil, namun makna keadilan dalam ayat tersebut kerap dipahami secara tekstual dan normatif tanpa mempertimbangkan praktik historis Nabi Muhammad SAW. Di sisi lain, praktik poligami Nabi sering dijadikan legitimasi bagi pelaksanaan poligami tanpa kajian kritis terhadap konteks sosial, kemanusiaan, dan tujuan syariat yang melatarbelakanginya. Artikel ini bertujuan merekonstruksi makna ‘adil dalam poligami melalui analisis kritis silang antara doktrin Q.S. An-Nisa’ ayat 3 dan praktik historis Nabi Muhammad SAW. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif-historis melalui studi kepustakaan terhadap sumber-sumber tafsir, hadis, serta literatur hukum Islam kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep ‘adil dalam Q.S. An-Nisa’ ayat 3 tidak hanya mencakup aspek material dan administratif, tetapi juga mengandung dimensi etis dan kemaslahatan yang harus diwujudkan dalam kehidupan keluarga. Praktik historis Nabi Muhammad SAW. memperlihatkan bahwa poligami dilakukan dalam konteks sosial tertentu yang berorientasi pada perlindungan, kemanusiaan, dan dakwah, bukan semata-mata pemenuhan kepentingan personal. Oleh karena itu, rekonstruksi makna ‘adil perlu diarahkan pada pemahaman yang lebih substantif, yaitu keadilan yang berorientasi pada tercapainya kemaslahatan, perlindungan hak-hak keluarga, dan tujuan utama syariat Islam

منشور

2026-07-28

كيفية الاقتباس

REKONSTRUKSI MAKNA ‘ADIL DALAM POLIGAMI: ANALISIS KRITIS ANTARA DOKTRIN  Q.S. AN-NISA’ AYAT 3 DAN PRAKTIS HISTORIS NABI. (2026). At-Ta’aruf : Jurnal Hukum Keluarga Islam, 5(1). https://doi.org/10.59579/gpnfca36