Relevansi Konsep Waris Fazlur Rahman Perspektif Maqāṣid Asy-Syarī`ah
Maqāṣid Asy-syarī‘ah, Hukum Waris, Fazlur Rahman
Abstract
Penelitian ini menyoroti penafsiran Fazlur Rahman tentang hukum waris yang disebut memiliki nilai-nilai keadilan dan keseimbangan sosial. Penelitian ini juga melihat relevansinya dengan kondisi masyarakat saat ini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, artikel ini menganalisis interaksi antara prinsip-prinsip maqāṣid asy-syarī‘ah dan pemikiran Fazlur Rahman, serta implikasinya terhadap pembaruan hukum waris yang lebih adil dan inklusif. Maqāṣid asy-syarī‘ah digunakan di sini sebagai pisau analisis hukum waris dalam konteks modern. Hasil penelitian menemukan bahwa penafsiran Rahman dengan teori double movement yang meyakini pembagian waris 1:1 tidak sesuai dengan ketentuan nash. Konsep hukum waris tersebut kurang relevan dengan prinsip-prinsip dasar tujuan hukum Islam (maqāṣid asy-syarī‘ah) yang berusaha menghasilkan pemahaman yang lebih inklusif terhadap hukum waris.
Downloads
References
Busyro. (2019). Maqasid Al-Syariah, Pengetahuan Mendasar Memahami Maslahah (1 ed.). Kencana.
Daud, Z. F. M. (2019). Menyoal Rekontruksi Maqashid Dalam Pembaharuan Hukum Kewarisan Islam. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 18(1), 1. https://doi.org/10.22373/jiif.v18i1.2843
Haries, A. (2019). Hukum Kewarisan Islam.
Imam Syarbini, Teori Double Movement Fazlur Rahman: Sebuah Tawaran Metodologis Dalam Hukum Islam,‖ Progresif: Media Publikasi Ilmiah 7, no. 1 (2019): 13–28
Kementerian Agama Republik Indonesia Kementerian Agama Republik Indonesia, Al-Qur’an Tajwid Dan Terjemah, 10th ed. (Bandung: CV Penerbit Diponegoro, 2018),78.
M. Adib Hamzawi, Elastisitas Hukum Islam: Kajian Teori Double Movement Fazlur Rahman, INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama Dan Kebudayaan 2, no. 2 (2016): 1–25, http://jurnal.staih.ac.id/index.php/inovatif/article/view/54.
Masyhuda, Ahmad Ali. ―Pengaplikasian Teori Double Movement Pada Hukum ‗Iddah Untuk Laki-Laki.‖ HERMENEUTIKA: Jurnal Ilmu Hukum 4, no. 1 (2020): 12–26. https://doi.org/10.33603/hermeneutika.v4i1.3272.
Muhammad Ilmi, PENGAPLIKASIAN TEORI DOUBLE MOVEMENT PADA KASUS-KASUS HUKUM KELUARGA, Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan https://jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-qalam P-ISSN: 1907-4174; E-ISSN: 2621-0681 DOI : 10.35931/aq.v17i6.2806 Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No. 6 November - Desember 2023
Musolli, M. (2018). Maqasid Syariah: Kajian Teoritis dan Aplikatif Pada Isu-Isu Kontemporer. AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman, 5(1), 60–81. https://doi.org/10.33650/at-turas.v5i1.324
Rahmi and Novizal Wendry, Double Movements Dalam Tafsir Al-Mishbah, Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al- Qur‟an Dan Tafsir 4, no. 2 (2019): 149, https://doi.org/10.15575/al-bayan.v4i2.7478
Rudy Irawan, Metode Kontekstual Penafsiran Al-Qur‘an Perspektif Fazlur Rahman,‖ Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur‟an Dan Al-Hadits 13, no. 2 (2020): 171–194, https://doi.org/10.24042/al dzikra.v13i2.4164.
Setia Kurniawan, Dwi. ―Pendekatan Hermeneutik Dalam Studi Hadits (Teori A Double Movement Fazlur Rahman).‖ ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin 1, no. 4 (2022): 705–711.
Sifa‘, Muhammad Agus, and Muhammad Aziz. Telaah Kritis Pemikiran Hermeneutika Double Movement Fazlur Rahman (1919-1988).‖ Al-Hikmah: Jurnal Studi Keislaman 8, no. 1 (2018): 112–127. http://ejournal.kopertais4.or.id/pantura/index.php/alhikmah/article/download/3314/2349/
Wahdah, Yuniarti Amalia. Hermeneutika Double Movement Fazlur Rahman Dalam Studi Hadits.‖ Al-Fawatih: Jurnal Kajian Al-Qur‟an Dan Hadis 2, no. 2 (2021): 30–43. http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/fawatih/article/viewFile/4841/3214