Pembuatan Lubang Resapan Biopori sebagai Upaya Mitigasi Lokal terhadap Kerawanan Banjir di SMP Negeri 3 Gantiwarno
DOI:
https://doi.org/10.32699/6e5x7x30Keywords:
lubang resapan biopori, konservasi air, mitigasi banjir, pemberdayaan masyarakat, sekolahAbstract
Banjir dan genangan air merupakan permasalahan yang sering terjadi akibat menurunnya kapasitas resapan air dan meningkatnya limpasan permukaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian siswa terhadap konservasi air melalui sosialisasi dan pelatihan pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) di SMP Negeri 3 Gantiwarno. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan secara langsung, pemasangan di lingkungan sekolah, serta evaluasi tingkat pemberdayaan menggunakan kuesioner. Sebanyak 30 siswa mengikuti kegiatan dan berhasil membuat 5 LRB dengan diameter 10 cm dan kedalaman 100 cm. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa 90% peserta merasa lebih memahami pentingnya LRB dan bersedia menerapkan pengetahuan yang didapat dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di lingkungan sekitar. Selain meningkatkan kapasitas peserta, LRB yang terpasang berpotensi meresapkan sekitar 900 liter air per jam dengan asumsi laju infiltrasi rata-rata 3 liter per menit per lubang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan LRB efektif dalam meningkatkan pemberdayaan siswa sekaligus mendukung upaya konservasi air dan mitigasi banjir berbasis sekolah secara berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







