Dukungan Regional dan Kegagalan Gerakan Pemisahan Diri
Studi Komparasi Papua Barat dan Catalonia
DOI:
https://doi.org/10.32699/resolusi.v9i1.11447Keywords:
gerakan pemisahan diri, aktor regional , papua barat, cataloniaAbstract
Gerakan pemisahan diri terbentuk akibat tidak terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat daerah dan kebijakan pemerintah pusat yang cenderung diskriminatif. Peneliti mengkaji gerakan pemisahan diri Papua Barat dan Catalonia karena keduanya mengalami kegagalan akibat tidak adanya dukungan aktor regional. Dukungan aktor regional terbagi menjadi tiga: provision of tangible support diplomatic role, dan regional actor’s ability to shape great power foreign policy. Tujuan penelitian adalah untuk memahami hubungan antara dukungan aktor regional dengan kegagalan gerakan pemisahan diri di Papua Barat dan Catalonia. Metode yang digunakan adalah kualitatif komparatif dengan teknik studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan: dalam hal penyediaan dukungan nyata, Indonesia menggunakan kekuatan militer untuk menggagalkan kemerdekaan Papua Barat yang berbeda dengan sikap tidak memberikan dukungan apapun terhadap Catalonia maupun Spanyol dari Uni Eropa; dalam hal peran diplomatik, Indonesia mencari dukungan diplomatik negara Asia dan Afrika berbeda dengan Uni Eropa yang absen sebagai mediator konflik dan menghormati Konstitusi Spanyol; dalam hal kemampuan aktor regional mempengaruhi kebijakan luar negeri negara adidaya, kebijakan luar negeri Amerika Serikat berubah mengikuti kepentingannya dalam investasi tambang di Indonesia sedangkan dalam kasus Catalonia kerangka kebijakan luar negeri Amerika tetap sama.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nabila Ananda Firdaus, Reza Triarda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
By submitting a manuscript, the authors understand that if accepted for publication, the authors hold and retain their article’s copyright. The copyright is without any restriction.
As the publisher of Resolusi: Jurnal Sosial Politik, the Department of Political Science - Universitas Sains Al-Qur'an attempts its best to facilitate everyone who wish to publish their article by ensuring that every article meets academic rules and ethics.
