Smart Processing untuk UMKM Bandeng: Penerapan Teknologi Tepat Guna dalam Pengolahan Tradisional
DOI:
https://doi.org/10.32699/jepemas.v5i1.11554Keywords:
UMKM, smart processing, teknologi tepat guna, efisiensi produksi, bandeng prestoAbstract
Industri pengolahan bandeng di Kota Semarang menghadapi tantangan signifikan dalam hal efisiensi produksi, konsistensi kualitas, dan daya saing produk. Sebagian besar pelaku UMKM masih mengandalkan teknologi konvensional yang tidak efisien dan menghasilkan produk dengan mutu yang bervariasi. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi smart processing kepada enam belas kluster UMKM binaan CV Karimun Mina Sejahtera melalui pendekatan demonstrasi, workshop interaktif, dan pembinaan individual. Evaluasi dilakukan dengan pre-test, post-test, dan kuesioner kepuasan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 45% menjadi 85%, partisipasi aktif mencapai 95%, tingkat kepuasan 88%, dan sepuluh dari enam belas klaster (62,5%) dinyatakan siap mengadopsi teknologi. Terbentuknya knowledge network antarkluster menjadi indikator penting keberlanjutan program. Teknologi smart processing terbukti efektif meningkatkan efisiensi waktu hingga 40%, mengurangi konsumsi energi hingga 30%, dan meningkatkan konsistensi kualitas hingga 95%.

