Maraknya Hate Speech Pada Platform Tiktok Dan Dampaknya Bagi Generasi Muda

Authors

  • Gabriella Happy Christian Universitas Gadjah Mada
  • Albertus Bintang Cahyo Gumelar Universitas Gadjah Mada
  • Aryasuta Al Musthofa Universitas Gadjah Mada
  • Darren Pagliuca Weringkukly Universitas Gadjah Mada
  • Denzel Matthew Parish Saragi Universitas Gadjah Mada
  • Klement Deo Soejatono Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.62022/rpb16866

Keywords:

TikTok, Generasi Muda, Kebencian, Kesehatan

Abstract

Platform media sosial TikTok berkembang sangat pesat hingga mengubah ruang komunikasi digital. Bagi generasi muda, platform ini dijadikan ruang interaksi sosial, politik, dan budaya. Namun, di balik berbagai daya tarik yang dimiliki media sosial TikTok, algoritma For Your Page (FYP) rentan disalahgunakan menjadi sarana yang mempercepat sirkulasi informasi penyebaran ujaran kebencian (hate speech). Maraknya fenomena ujaran kebencian dapat memengaruhi perkembangan kesehatan mental generasi muda, sehingga diperlukan penanggulangan yang efektif. Analisis melalui pendekatan kualitatif berupa studi literatur dan analisis konten dari berbagai jurnal ilmiah dan komunikasi digital yang diperoleh dari observasi digital pada kolom komentar TikTok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ujaran kebencian di TikTok disebabkan oleh perbedaan opini dan gaya hidup yang dilontarkan oleh pelaku yang sifatnya spontan berupa komentar negatif. Solusi dari permasalahan ini yaitu untuk memberikan rekomendasi terkait kebijakan strategis sehingga tercipta ruang digital yang lebih sehat, nyaman, dan konstruktif.

References

Afriany, J., Ajima Ritonga, N., Suginam, S. and Mesran, M. (2025) 'Optimalisasi pemasaran digital melalui TikTok untuk pemberdayaan kampung digital', JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(4). Tersedia di: https://doi.org/10.47065/jpm.v5i4.2417

Agustiah, D., Fauzi, T. and Ramadhani, E. (2020) 'Dampak penggunaan media sosial terhadap perilaku belajar siswa', Islamic Counseling, 4(2), p. 181. Tersedia di: https://doi.org/10.29240/jbk.v4i2.1935

Basti, B. and Solihin, N. A. (2023) 'Hubungan antara anonimitas dengan disinhibisi online pada mahasiswa di universitas', Journal of Art, Humanity and Social Studies, (6)

Davidson, T. dkk. (2017) “Automated Hate Speech Detection and the Problem of Offensive Language,” Proceedings of the International AAAI Conference on Web and Social Media, 11(1), hlm. 512–515. Tersedia pada: https://doi.org/10.1609/icwsm.v11i1.14955.

Ellys, R. A., Wahid, A. and Lamada, M. (2025) 'Pengaruh penyebaran berita hoax di media sosial TikTok terhadap perilaku digital mahasiswa generasi Z PTIK Universitas Negeri Makassar', Variable Research Journal, 02

González-Aguilar, J. M., Segado-Boj, F. and Makhortykh, M. (2023) 'Populist right parties on TikTok: spectacularization, personalization, and hate speech', Media and Communication, 11(2), pp. 232–240. Tersedia di: https://doi.org/10.17645/mac.v11i2.6358

Hidayah, A., Marcelawati, Y. and Saputra, H. (2021) 'Cyber harassment: fenomena hate comment di era pandemi Covid-19 pada akun Tik-Tok @y***q', Jurnal Masyarakat Maritim, 5(1), pp. 10–17. Tersedia di: https://doi.org/10.31629/jmm.v5i1.3419

Hidayat, R. M., Rifki, A. and Rachman, I. F. (2025) 'Dampak paparan konten negatif di TikTok dan Instagram terhadap kesehatan mental siswa: kajian literatur', Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 3(3), pp. 136–143. Tersedia di: https://doi.org/10.62383/risoma.v3i3.769

Hutamy, E. T., Swartika, F., Alisyahbana, A. N. Q. A., Arisah, N. and Hasan, M. (2021) 'Penelitian dan pengabdian inovatif pada masa pandemi Covid-19', dalam Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian.

Khairina, J. dkk. (2022) “Fenomena Echo Chamber di Media Sosial dan Dampaknya Terhadap Polarisasi Politik bagi Mahasiswa,” Bulan Tahun Journal of Civics and Education Studies, 9(2).

Lahinda, A., Moningkey, E. R. S. and Tangkawarow, I. R. H. T. (2025) 'Deteksi ujaran kebencian pada media sosial terkait Pemilu 2024 menggunakan algoritma Naive Bayes', JMP, 14. Tersedia di: https://doi.org/10.33395/jmp.v14i2.15665

Lasser, J., Herderich, A., Garland, J., Aroyehun, S. T., Garcia, D. and Galesic, M. (2025) 'Collective moderation of hate, toxicity, and extremity in online discussions', PNAS Nexus, 4, p. pgaf369. Tersedia di: https://doi.org/10.1093/pnasnexus/pgaf369

Lisdinani, A., Afifah, A. N., Restiana, C. and Supriyono, M. B. A. A. D. (2023) 'Pengaruh media sosial "Tiktok" terhadap wawasan kebangsaan pada generasi muda', PENDEKAR: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 1(6), pp. 232–241. Tersedia di: https://doi.org/10.51903/pendekar.v1i6.508

Mansyur, M. and Muannas, M. (2020) 'Model literasi digital untuk melawan ujaran kebencian di media sosial digital literacy model to counter hate speech on social media', Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi, 22(2). Tersedia di: https://doi.org/10.33164/iptekkom.22.2.2020.125-142

Nufus, R., Maharani, W. and Zahro, E. B. (2022) 'Capture the psychological image of youth using TikTok applications', ICHSS: International Conference of Humanities and Social Science, 1(1), pp. 547–551

Pangestu, W.A., Abdurrachman, H. dan Rizkianto, K. (2024) Perlindungan terhadap Korban Tindak Pidana Hate Speech dalam Sistem Hukum Indonesia. Disunting oleh T.V. Widyastuti. Pekalongan: PT Nasya Expanding Management.

Prasetyo, R. and Nugraha, F. (2023) 'Classification of hate speech in TikTok comments using Naive Bayes and TF-IDF', Journal of Machine Learning and Technology, 2(1),

pp. 10–18. Tersedia di: https://journal.educollabs.org/index.php/JMTT/article/view/102

Pujangkara, D. A. T. (2025) Personal branding akun TikTok @VMuliana (studi analisis isi kuantitatif edukasi personal branding periode Januari-Juni 2025).

Rahman, A. and Putri, D. A. (2024) 'Hate speech on TikTok: a forensic linguistic study', Journal of English Language and Linguistics, 5(2), pp. 45–60. Tersedia di: https://www.researchgate.net/publication/394388305_Hate_Speech_on_Tiktok_ A_Forensic_Linguistic_Study

Regina Lestari, D. and Ahkam Alwi, M. (2024) 'Hubungan online disinhibition effect dengan kecenderungan perilaku cyberbullying pada siswa MA pengguna Instagram', Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(1)

Sarumaha, M., Manik, R. M., Borus, A. V. B. and Sitepu, A. B. (2024) 'Hubungan penggunaan media sosial dengan kesehatan mental remaja', Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 15(02), pp. 333–342. Tersedia di: https://doi.org/10.34305/jikbh.v15i02.1245

Suler, J. (2004) “The Online Disinhibition Effect,” CyberPsychology & Behavior, 7(3), hlm.

321–326. Tersedia pada: https://doi.org/10.1089/1094931041291295

Twenge, J. M., Haidt, J., Lozano, J. and Cummins, K. M. (2022) 'Specification curve analysis shows that social media use is linked to poor mental health, especially among girls', Acta Psychologica, 224, p. 103512. Tersedia di: https://doi.org/10.1016/j.actpsy.2022.103512

Weimann, G. and Masri, N. (2023) 'Research note: spreading hate on TikTok', Studies in Conflict and Terrorism, 46(5), pp. 752–765. Tersedia di: https://doi.org/10.1080/1057610X.2020.1780027

Yuhana, E. S., Mariyati, M. and Sugiyanto, E. P. (2023) 'Penggunaan media sosial dengan kesehatan mental remaja', Jurnal Keperawatan Jiwa, 11(2), p. 477. Tersedia di: https://doi.org/10.26714/jkj.11.2.2023.477-486

Published

2026-07-01