IBN MISKAWAIH'S THOUGHTS ON MORAL EDUCATION AND ITS RELEVANCE TO CONTEMPORARY ISLAMIC EDUCATION
IBN MISKAWAIH'S THOUGHTS ON MORAL EDUCATION AND ITS RELEVANCE TO CONTEMPORARY ISLAMIC EDUCATION
DOI:
https://doi.org/10.32699/al-qalam.v23i2.4093Kata Kunci:
Thought, Ibn Miskawaih, Moral EducationAbstrak
Zaman modern ini banyak informasi yang telah tersebar di berbagai media. Nilai-nilai yang terkandung dalam informasi itu memiliki dua dampak, ada yang sifatnya positif ada juga yang sifatnya negative menyesuaikan tradisi budaya dan nilai yang ada di masyarakat. Namun dalam kenyataanya sekarang ada sebagian masyarakat muslim di dalam pendidikan Islam sendiri yang belum memiliki prinsip nilai dan akhlak yang sesuai. Salah satu pemikir filosof muslim yang membahas tentang filsafat akhlak yang bernama Abu Ali bin Muhammad bin Miskawaih atau dikenal dengan panggilan Ibnu Miskawaih. Beliau terkenal sebagai ahli filsafat dan sejarah. Prinsip keutamaan akhlaknya menurut Ibnu Miskawaih didasarkan kepada prinsip al wasath atau pertengahan. Al wasath yaitu memposikan diri untuk berada di tengah tidak ekstrem kanan maupun ekstrem kiri, sehingga seseorang dapat dikatakan adil bila bisa menempatkan dirinya sesuai dengan kebutuhan. Selain itu pemikiran yang digagas oleh Ibnu Miskawaih tentang pendidikan akhlak juga masih sangat relevan dengan pendidikan Islam Kontemporer ini karena banyak sekali praktek yang sudah di terapkan di masyarakat, terutama dipesantren maupun lembaga pendidikan yang mempraktekan konsep pendidikan akhlak dari Ibnu Miskawaih, contoh saja di sekolah setiap siswa dibiasakan untuk menerapkan kebiasaan 5S yaitu salam, senyum, sapa, sopan dan santun.
Kata kunci: Pemikiran, Ibnu Miskawaih, Pendidikan akhlak
Referensi
Abuddin Nata, Pemikiran Para Tokoh Pendidikan Islam (Jakarta: PT. raja Grafindo Persada, 2000)
Ahmad Daudy, Kuliah Filsafat Islam (Jakarta: Bulan Bintang, 1986)
Ahmad Zain Sarnoto, ‘Issn 2089-2640’, 1.1 (2011), 49–58
Hariadi, alimatus sa’adah dan m. farhan, ‘Pemikiran Ibnu Miskawaih (Religius-Rasional) Tentang Pendidikan Dan Relevansinya Di Era Indsutri 4.0’, Jurnal Penelitian Keislaman, 16.1 (2020), 20–21
Jamal, Syafa’atul, ‘Konsep Akhlak Menurut Ibn Miskawaih’, Tasfiyah, 1.1 (2017), 50 <https://doi.org/10.21111/tasfiyah.v1i1.1843>
Maragustam, Filsafat Pendidikan Islam Menuju Pembentukan Karakter (Yogyakarta: Pascasarjana Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2021)
Maragustam Siregar,‘Paradigma Revolusi Mental dalam Pembentukan Karakter Bangsa Berbasis Sinergisitas Islam dan Filsafat Pendidikan," Jurnal Pendidikan Agama Islam 12, no.2 (2015):164, https://doi.org/10.14421/jpai.2015.122-03
Miskawaih, Ibn, Tahzib Al Aklaq Wa Tathhir A`raq (Kairo: Muassasat AlKhaniji, 1967)
Suwito dan Fauzan, Sejarah Pemikiran Para Tokoh Pendidikan (Bandung: Angkasa, 2003)
Undang Ahmad, Filsafat Manusia (Bandung: Pustaka Setia, 2013)
Widyastini, Filsafat Islam Abad Tengah Modern Kontemporer (Yogyakarta: Lintang Pustaka Utama, 2015)
Wahyudin Darmalaksana,‘Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan’, Digital Library UIN Sunan Gunung Jati Bandung, (2020),3–4. http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/32855
Yanuar Arifin, Pemikiran–Pemikiran Emas Para Tokoh Pendidikan Islam Dari Klasik Hingga Modern. (Yogyakarta: IRCiSoD, 2017)
Yunasril Ali, Perkembangan Pemikiran Falsafi Dalam Islam (Yogyakarta: Kurnia Kalam, 1990)