Redefinisi Nusyûz dengan Pendekatan Maqâṣid Asy-Syarî’ah

  • Umniyatul Labibah STIQ Miftahul Huda Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
Keywords:
Nusyuz, Maqasid Syariah

Abstract

Konsep nusyuz selama ini didefinisikan sebagai durhaka istri kepada suami. Definisi ini memposisikan perempuan sepihak sebagai objek dan secara terbuka memberi peluang terjadinya kekerasan kepada istri (perempuan). Definisi yang lebih egaliter dilakukan oelh beberapa ulama, diantaranya Sayyid Qutub yang mendefinisikan nusyuz sebagaiketidakharmonisan dalam keluarga. Begitu pula Assad, mendefinisikan nusyuz sebagai kejahatan mental. Dari sinilah, Amina wadud memberikan solusi bahwa pemukulan sebenarnya sesuatu yang tidak diperlukan, karena alih-alih akan mengembalikan keharmonisan keluarga justru malah memperuncing permasalahan. Dan kekerasan terhadap istri (perempuan) tidak sejalan dengan maqashid al-Syariah, yaitu penghormatan terhadap hak dasar kemanusiaan istri (perempuan).

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

An-Naim, Abdullah Ahmed. 1997. Dekonstruksi Syariah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
al-Asymawi, Muhammad Said. 2011. Nalar Kritis Syariah. Yogyakarta: LKiS.
Effendi, Satria. 2005. Ushul Fiqh. Jakarta: Prenada Media.
Fanani, Ahwan. 2015. Horizon Ushul Fikih Isam. Semarang: Karya Abadi Jaya.
al-Ghazali, Abu Hamid Muhammad bin Muhammad. al-Mustasyfâ min ‘Ilm al-Uṣûl. Madinah: Jami’ah Islamiyyah.
Ghazali, Norzulaili Mohd, dan Wan Abdul Fattah Wan Ismail. 2006. Nusyuz, Shiqaq dan Ḣakam. Negeri Sembilan: Kolej University Islam Malaysia.
Irsyadunnas. 2017. Hermeneutika Feminisme dalam Pemikiran Tokoh Islam Kontemporer. Yogyakarta: Calpulis.
Kamal, Abu Malik bin Sayyid Salim. 2007. Fikih Sunnah Untuk Wanita. Jakarta: Al-I’tishom Cahaya Umat.
Mas’ud, Muhammad Khalid. 1997. Shatibi’s Philosophy of Law. New Delhi: Adam Publisher and Distributor.
Muhammad, Husein. 2019. “Gender dalam Pendekatan Tafsir Maqashidi.” Dipresentasikan pada Penganugerahan Gelar Doktor Honoris Causa, UIN Walisoango Semarang.
ar-Râzî, Abu Abdillah Muḣammad ibn Umar. 2009. Mafâtiḣ al-Ghaib. Beirut-Lebanon: Dar al-Kutub.
Syah, Ismail Muhammad. 1992. Filsafat Hukum Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Tihami, H.M.A., dan Sohari Sahrani. 2009. Fikih Munakahat: Kajian Fikih Nikah Lengkap. Jakarta: Rajawali Press.
Yusdani. 2000. Peran Kepentingan Umum Dalam Reaktualisasi Hukum: Kajian Konsep Hukum Islam Najamudin Al-Thufi. Yogyakarta: UII Press.
Zahrah, Muhammad Abu. 2007. Ushul Fikih. Jakarta: Pustaka Firdaus.
Published
2020-05-01
How to Cite
LabibahU. (2020) “Redefinisi Nusyûz dengan Pendekatan Maqâṣid Asy-Syarî’ah”, Syariati: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Hukum, 6(01), pp. 43 - 56. doi: https://doi.org/10.32699/syariati.v6i01.1247.

STATISTICS

Abstract viewed = 252 times
PDF downloaded = 138 times