Pengembangan Bisnis Digital PT Ridick Industri Indonesia Melalui Robokit.id, IoTStudio.id, SWOT, dan Business Model Canvas

Penulis

  • M. Yusuf Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • A. Herlina Andriani Putri Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Insyirah Yoan Virotika Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • M. Daffa Ramadhani Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Rafli Agustino Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • RTS. Dewi Afriyani Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Zahrotun Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

DOI:

https://doi.org/10.32699/v2dws974

Kata Kunci:

Business Model Canvas, Internet of Things, SWOT, IoTStudio.id, Robokit.id

Abstrak

Pengembangan bisnis digital dilakukan di PT Ridick Industri Indonesia melalui pembuatan platform Robokit.id dan IoTStudio.id serta implementasi produk Internet of Things (IoT). Permasalahan utama yang dikaji adalah kebutuhan perusahaan memperkuat media digital, memperkenalkan produk dan layanan berbasis teknologi, serta menyusun strategi bisnis yang lebih terarah. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, studi literatur, pengembangan platform, pengisian konten website, implementasi produk IoT, analisis SWOT, dan pemetaan Business Model Canvas (BMC). PT Ridick Industri Indonesia merupakan perusahaan IT Consultant yang bergerak di bidang pengembangan software, robotika, dan solusi IoT. Robokit.id dikembangkan sebagai media edukasi dan bisnis robotika yang memuat informasi produk, kit, kursus, ekstrakurikuler, workshop STEM, custom robot design, dan layanan 3D printing, sementara IoTStudio.id dikembangkan sebagai media solusi IoT terintegrasi yang mencakup perancangan skematik, cloud monitoring, dan kit IoT siap pakai. Sebanyak 40 produk IoT berhasil diimplementasikan pada bidang kesehatan, pertanian, lingkungan, transportasi, pendidikan, dan pelayanan publik. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman perusahaan, yang kemudian dipetakan ke dalam BMC untuk menggambarkan model bisnis digital yang lebih terstruktur sebagai dasar pengembangan berkelanjutan

Diterbitkan

2026-07-31

Terbitan

Bagian

Articles