Workshop Transformasi Literasi Internet Sehat Berbasis Akhlakul Karimah bagi Siswa SMP Islam Darul Hasan Kota Tangerang

Authors

  • Zuki Pristiantoro Telkom University
  • Desi Nurnaningsih Telkom University
  • Fathimah Hasanti Telkom University
  • Sulthan Hafizh Andyno Telkom University
  • Dhafa Pratama Telkom University
  • Aurelia Fira Artanti Telkom University
  • Dwi Anugrah Febriansyah Telkom University

DOI:

https://doi.org/10.32699/51czpb90

Keywords:

Internet Sehat, Literasi Digital, Akhlakul Karimah, Cyberbullying, SMP Islam Darul Hasan

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah paradigma interaksi sosial dan proses pembelajaran di tingkat sekolah menengah. SMP Islam Darul Hasan di Tangerang memiliki potensi besar dalam pemanfaatan teknologi, namun menghadapi kerentanan terhadap dampak negatif dunia maya seperti cyberbullying, paparan konten negatif, dan kecanduan media sosial. Diperlukan pendekatan yang mengintegrasikan literasi digital dengan nilai-nilai akhlakul karimah untuk membangun kesadaran siswa terhadap pemanfaatan internet secara sehat dan bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode partisipatif melalui empat tahapan: analisis situasi, sosialisasi dan lokakarya interaktif, pembentukan Agen Literasi Digital, serta monitoring dan evaluasi. Workshop dilaksanakan selama tiga jam melibatkan siswa SMP Islam Darul Hasan dengan pendekatan ceramah interaktif, Focus Group Discussion, dan simulasi praktis. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert terhadap 30 responden. Hasil umpan balik menunjukkan 86,7% responden memberikan penilaian Setuju dan Sangat Setuju terhadap keseluruhan pelaksanaan kegiatan, dengan apresiasi tertinggi pada harapan keberlanjutan program sebesar 93,3%. Kejelasan materi memperoleh penilaian positif dari 90% responden. Hanya 2,0% yang menyatakan Tidak Setuju. Metode partisipatif yang mengintegrasikan nilai-nilai akhlakul karimah dengan literasi digital terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Pembentukan Agen Internet Sehat sebagai peer educator menjamin keberlanjutan program, sementara modul literasi digital yang dihasilkan dapat diintegrasikan ke dalam kegiatan pembinaan rutin sekolah.

Downloads

Published

2026-07-31

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)