Pemberdayaan Guru untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Yayasan Pendidikan Islam Ece Hidayat
DOI:
https://doi.org/10.32699/2aaw0r33Kata Kunci:
mobile learning, generative AI, literasi digital, guruAbstrak
Yayasan Pendidikan Islam Ece Hidayat (YPIEH) merupakan lembaga pendidikan Islam yang menyelenggarakan RA, TPQ, dan pondok pesantren dengan 12 tenaga pengajar. Pembelajaran di YPIEH masih bersifat konvensional, menggunakan metode ceramah dan buku cetak seperti Kitab Imrithi dan Buku Tilawati, yang kurang fleksibel dan menarik bagi peserta didik serta menyulitkan pengulangan materi di luar kelas. Guru juga masih menyusun materi secara manual, menghabiskan banyak waktu dan tenaga. Selain itu, literasi digital para guru masih rendah, di mana sebagian besar belum terbiasa memanfaatkan teknologi pembelajaran. Solusi yang ditawarkan terdiri dari aspek manajemen yaitu meningkatkan manajemen pelayanan dan aspek sosial kemasyarakatan yaitu meningkatkan pengetahuan. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu sosialisasi literasi digital pendidikan, pelatihan generative AI, serta penerapan teknologi mobile learning tamyiz dan hujjah. Kegiatan sosialisasi literasi pendidikan 100% berhasil meningkatkan pengetahuan guru termasuk mengetahui ciri-ciri guru yang memanfaatkan teknologi, sebanyak 66,7% guru menyatakan materi praktikum pelatihan Generative AI bermanfaat dan 83% guru akan menggunakan Generative AI dalam persiapan materi pembelajaran. Penerapan teknologi mobile learning terlah berhasil 100% diterapkan, seusai dengan hasil evaluasi USE Questionnaire, mobile learning mudah dipahami (89%), sesuai kebutuhan (84%), bermanfaat (79%), dan mudah digunakan (72%).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







