Analisis Pentashihan Surah Yasin dalam Kitab Imdad Karya Guru Sekumpul: Studi Perbandingan dengan Mushaf Standar Indonesia

Penulis

  • nurjannah nurjannah UIN Antasari Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.59579/61jbzk56

Kata Kunci:

Pentashihan Mushaf, Indonesian standard mushaf, kitab imdad, guru sekumpul, surah Yasin

Abstrak

Penulisan mushaf Al-Qur’an di Indonesia telah mengalami proses standarisasi melalui Mushaf Standar Indonesia (MSI) yang disusun oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ). Namun demikian, di berbagai komunitas keagamaan masih ditemukan bentuk-bentuk mushaf lokal yang digunakan dalam praktik keislaman, seperti Kitab Imdad karya KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penulisan Surah Yasin dalam Kitab Imdad dan membandingkannya dengan MSI, dengan fokus pada aspek rasm, dhabt, tanda waqaf, dan unsur teknis penulisan lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi teks komparatif. Hasil penelitian menemukan sepuluh perbedaan teknis antara penulisan Surah Yasin dalam Kitab Imdad dan MSI. Perbedaan tersebut meliputi bentuk huruf tertentu (seperti ro, mim, nun, dan ha’), sistem pewarnaan lafaz yang merujuk pada Allah, keberadaan atau ketiadaan tanda waqaf tertentu, serta elemen visual seperti potongan ayat di bagian bawah halaman. Meskipun demikian, perbedaan ini bersifat non-substantif dan tidak mengubah makna ayat. Hal ini menunjukkan bahwa Kitab Imdad merupakan bentuk living Qur’an visual yang hidup di tengah masyarakat, dengan mempertahankan struktur mushaf baku namun disesuaikan dengan kebutuhan pedagogis dan estetika lokal.

Referensi

Arifin, Zainal. “Mengenal Mushaf Al-Qur’an Standar Usmani Indonesia.” Suhuf: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Vol. 4, no. 1 (2011).
Arza, Azyumardi. Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal. Jakarta: Kompas, 2017.
Ghani, Muhammad Zaini bin Abdul. Imdad al-Fattāḥ li Khair al-Aṣḥāb wa al-Aṭfāl wa al-Fatāyā wa al-Nisā’. Martapura: Al-Zahra Sekumpul, t.t.
Hasanuddin, A. Ilmu Rasm al-Qur’an: Teori dan Aplikasinya dalam Mushaf Standar Indonesia. Yogyakarta: Deepublish, 2019.
Kementrian Agama RI. “Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 44 Tahun 2016 tentang Penerbitan Mushaf Al-Qur’an, Terjemah, dan Tafsirnya.” Kementerian Agama RI, 2016.
Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an. Pedoman Pentashihan Mushaf Al-Qur’an. Jakarta Timur: Kementerian Agama RI, 2016.
Muthahhar, Ahmad. “Kaidah Rasm ‘Uthmani dalam Mushaf Indonesia.” Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Vol. 6, no. 2 (2015).
Nafisah, Isra Afra. “Penggunaan Tanda Waqaf Mushaf Standar Indonesia Pada Aplikasi Yasin dan Tahlil.” UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2022.
Rahmani, Andi. “Living Qur’an dan Tradisi Banjar: Studi Ritual Pembacaan Surah Yasin dalam Haul Guru Sekumpul.” Jurnal Living Qur’an Vol. 3, no. 1 (2022).
Romziana, Luthviyah, dan Vera Purnamawati. “Perbandingan Standar Penetapan Rasm dan Dhabt dalam Mushaf Ustmani di Negara Indonesia dan Malaysia.” Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Quran dan Tafsir Vol. 9, no. 1 (2024).
“Sistem Informasi Layanan Tashih Mushaf Al-Qur’an Kementerian Agama RI.” Diakses 22 Juni 2025. https://tashih.lpmqkemenag.id.
Syahrin, Muhammad. Studi Mushaf Al-Qur’an: Sejarah, Kodifikasi, dan Kaidah Penulisan. Medan: IAIN Press, 2020.
Tim Penulis Al-Zahra. Risalah Bughyatul Muhibbin. Martapura: Al-Zahra Sekumpul, 2006.

Diterbitkan

2026-01-15

Cara Mengutip

Analisis Pentashihan Surah Yasin dalam Kitab Imdad Karya Guru Sekumpul: Studi Perbandingan dengan Mushaf Standar Indonesia. (2026). Qaf: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 7(02). https://doi.org/10.59579/61jbzk56