KESELAMATAN AGAMA SELAIN ISLAM: KAJIAN PLURALISME TERHADAP QS. AL-BAQARAH AYAT 62 DALAM TAFSIR IBNU KATSIR
DOI:
https://doi.org/10.59579/drczb910Kata Kunci:
keselamatan, pluralisme, eksklusivisme, Ibnu KatsirAbstrak
Permasalahan ini berkaitan dengan fenomena keselamatan agama di tengah keberagaman agama yang di mana masalah ini muncul berbagai pandangan bagaimana keselamatan agama selain Islam di akhirat kelak, terutama dalam konteks paham pluralisme agama yaitu sebuah pemahaman yang mengatakan bahwa semua agama itu sama-sama benar dan semua agama akan mendapatkan keselamatan. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (Library Research) dan berfokus pada cara analisis isi yaitu fokus pada penafsiran kitab Ibnu Katsir berupa dokumentasi pada QS. Al-Baqarah ayat 62. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Ibnu Katsir pada QS. Al-Baqarah ayat 62 yang dimaksud orang Yahudi, Nasrani, dan Shabi’in itu yaitu sebuah kaum terdahulu yang diutus sebelum datangnya Nabi Muhammad SAW sebagai penutup para Nabi dan Rasul. Bagi mereka siapa beriman kepada Allah, hari akhirat, berbuat kebaikan, serta mengikuti ajaran atau syariat Nabi mereka selama diutus pada zamannya, maka mereka itu yang akan mendapatkan keselamatan. Sehingga penafsiran Ibnu Katsir ini menunjukkan menolak paham pluralisme dan bersikap eksklusif, keselamatan dapat diraih dengan mengikuti syariatnya Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul terakhir, serta harus memeluk agama Islam. Sehingga agama selain Islam tidak mendapat keselamatan di akhirat kelak, kecuali dengan memeluk agama Islam serta mengikuti syariatnya Nabi Muhammad SAW. Adapun relevansi penafsiran Ibnu Katsir jika dihubungkan dengan masyarakat plural saat ini tetap relevan asalkan kita harus bersikap toleransi, saling menghargai, dan menghormati yang berbeda keyakinan dengan kita, meskipun ajaran mereka berbeda dengan kita itu salah. Kita tidak perlu menganggap semua agama itu sama dan benar seperti paham pluralisme.
Referensi
Asrori, Muhammad., dkk. Inklusifisme dan Eksklusifisme serta Pengaruhnya terhadap Pendidikan Multikultural. Jalie: Journal of Applied Linguistics and Islamic Education. Vol. 3, no. 1. (2019).
Hendri, Jul. Ibn Katsir (Telaah Tafsir Al-Qurannul Azim karya Ibn Katsir). NUANSA. Vol. XIV, no. 2. (2021).
Ibnu Katsir. Tafsir Al-Qur’an Al-‘Adzim (Tafsir Ibnu Katsir). Terj. M. Abdul Ghoffar, dkk,. Jilid 1. Bogor: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, 2004.
Indriani, dkk,. Makna “Lakum Dinukum Waliyadin” dalam QS. Al-Kafirun Ayat 6: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Misbah. Al-Abbas: Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir. Vol. 7, no. 1. (2024).
Khasanah. (Buletin Kaidah) Menolak Pluralisme Agama. (Mediaumat). 25 Desember 2020. https://media-umat.info/buletin-kaffah-menolak-pluralisme-agama/, diakses pada 14 Januari 2025.
Kusnandi, Widi. Awal Mula Agama Bani Israil adalah Islam. (Minanews.net). 28 Juli 2024. https://minanews.net/awal-mula-agama-bani-israil-adalah-islam/, diakses pada 18 Juni 2025.
Lestari, Eti. Keselamatan Pemeluk Agama dalam Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Hamka (Studi Komparatif). Skripsi. Semarang: UIN Walisongo. 2016.
Maliki. Tafsir Ibn Katsir: Metode dan Bentuk Penafsirannya. El-Umdah: Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir. Vol. 1, no. 1. (2018).
Muhyin, Nabila Fajriyanti. dan Nasir, Muhammad Ridlwan. Metode Penafsiran Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Qur’an Al-Adzim. At-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Vol. 8, no. 1. (2023).
Mujahid, Ahmad. dan Haeriyyah. Konsepsi Agama Islam dalam Al-Quran. Al-Risalah. Vol. 20, no. 1. (2020).
Nisa, Sovwatun. Tafsir Q.S. Al-Baqarah ayat 62 tentang Pluralisme Agama Menurut Perspektif Sayyid Muhammad Hussain Thabathaba’i. Skripsi. Semarang: UIN Walisongo. 2019.
Posangi, Said Subhan. Pluralitas Agama (Tinjauan atas Hubungan Islam-Kristen). Farabi. Vol. 3, no. 2. (2016).
Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an Jilid 1. Jakarta: Lentera Hati, 2002.
Shonhaji. Signifikansi Asbabun Al-Nuzul dalam Penafsiran Al-Qur’an. Al-Thiqah: Jurnal Ilmu Keislaman. Vol. 6, no. 1. (2023).
Sulaiman, M. Reza. Ditanya Apakah Non-Muslim bisa Masuk Surga, Habib Jafar Beri Jawaban Lugas. (suara.com). 4 April 2023. https://www.suara.com/lifestyle/2023/04/04/090500/ditanya-apakah-non-muslim-bisa-masuk-surga-habib-jafar-beri-jawaban-lugas, diakses pada 11 Maret 2025.
Tafsir Surat Al-Baqarah ayat 62 – Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Ibnu Katsir Online, http://www.ibnukatsironline.com/2014/08/tafsir-surat-al-baqarah-ayat-62.html?m=1, diakses pada 17 April 2025.
Usman, Saiful Huda dan Hermansyah, Dedik. Tafsir Kelas XI. Mojokerto: CV. Ladunni, 2018.
Yasyak, Mohammad Harir Saiful. Dampak Doktrin Pluralisme Agama terhadap Kehidupan Sosial. Kalimah: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam. Vol. 15, no. 1. (2017).
