Retrofiting Silinder Beton Runtuh Dengan Pengekangan Spiral Pada Kolom Pendek
DOI:
https://doi.org/10.32699/pasak.v4i1.12060Keywords:
Retrofit Beton Runtuh, Sengkang Spiral, Kuat Tekan BetonAbstract
Keruntuhan bangunan yang terjadi banyak disebabkan oleh kegagalan struktur memikul beban gempa, terutama elemen struktur kolom. Faktor yang mengakibatkan kegagalan kolom antara lain perancangan kolom tidak memperhitungkan daktilitas atau pengekangan, sehingga kinerja kolom menurun. Salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan dan daktilitas kolom existing pada struktur bangunan adalah me-retrofit kolom tersebut dengan cara membungkus kolom menggunakan pengekangan spiral. Metode penelitian yang digunakan yaitu retrofiting atau memperbaiki beton yang sudah rusak (runtuh) diameter 10 cm, tinggi 20 cm dengan penyengkangan spiral dan selimut mortar. Benda uji berupa silinder beton diameter 15 cm, tinggi 34 cm dengan jumlah total 19 buah. Terdiri dari 6 buah dengan sengkang spiral diameter 4,4 mm berjarak 1 cm, 6 buah dengan sengkang spiral diameter 4,4 mm berjarak 3 cm, 6 buah dengan sengkang spiral diameter 4,4 mm berjarak 5 cm. Serta 1 buah tanpa sengkang sebagai pembanding. Perbaikan beton dilakukan dengan menambahkan selimut setebal 2,5 cm dengan campuran pasir banding semen 1:3 dan FAS 1,0. Pengujian dilakukan dengan uji tekan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin rapat jarak spiral maka semakin besar kuat tekannya. Mutu beton rata-rata 11,13 MPa dengan penambahan sengkang spiral jarak 5 cm menjadi 19,82 MPa atau 178,08 %. Dengan penambahan sengkang spiral jarak 3 cm menjadi 25,62 MPa atau 230,19 % .Dengan penambahan sengkang spiral jarak 1 cm menjadi 31,50 MPa atau 283,02 %. Dari hubungan antara jarak spiral 1-5 cm dan kuat tekan beton didapatkan sebuah persamaan, yang dituliskan sebagai berikut : y = 32.584x-0.290

