QANUN ACEH DALAM KERANGKA MAQASHID AL-QUR’AN NKRI: ANALISIS QANUN TENTANG PERJUDIAN (MAISIR)

Authors

  • Muhammad Afif Assegaf Universitas PTIQ Jakarta
  • Ulfa Mina Azkiyah Universitas PTIQ Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.32699/mq.v26i1.10469

Keywords:

Aceh Qanun, Gambling, Maqashid of the Qur'an

Abstract

Penerapan Qanun sebagai produk hukum daerah di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam merupakan bentuk kekhususan Aceh dalam menjalankan Syariat Islam dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Salah satu Qanun yang memiliki dampak sosial signifikan adalah Qanun tentang perjudian (maisir), yang menimbulkan perdebatan terkait legitimasi hukum dan tujuan syariat. Penelitian ini bertujuan menganalisis Qanun Maisir Aceh dalam perspektif maqashid Al-Qur’an untuk menilai kesesuaiannya dengan tujuan-tujuan syariat Islam dan sistem hukum nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, dengan menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an tentang larangan maisir, literatur maqashid Al-Qur’an, serta pasal-pasal Qanun Aceh yang mengatur perjudian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Qanun Maisir Aceh memiliki legitimasi hukum yang sah dalam sistem perundang-undangan Indonesia dan sejalan dengan maqashid Al-Qur’an, khususnya dalam menjaga harta (hifdz al-māl), akal (hifdz al-‘aql), jiwa (hifdz al-nafs), keturunan (hifdz al-nasl), dan agama (hifdz al-dīn). Penerapan Qanun ini berfungsi tidak hanya sebagai instrumen represif, tetapi juga preventif dan edukatif dalam menekan praktik perjudian yang berpotensi menimbulkan kemiskinan dan kerusakan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan maqashid Al-Qur’an dapat menjadi kerangka analitis yang relevan dalam menilai implementasi hukum Islam di tingkat daerah, serta merekomendasikan kajian lanjutan mengenai efektivitas penegakan Qanun Maisir dalam konteks sosial masyarakat Aceh.

References

Ab Bakar Al-Qurṭubī. Jāmi’ Al-Aḥkām Al-Qur’ān. Terjemahan. Jakarta: Pustaka Azzam, 2009.

Ahmad Warson Munawwir. Kamus Al-Munawwir; Arab Indonesia Terlengkap. Surabaya: Pustaka Progresif, 2002.

Akbar, Maulana. “Pengawasan Qanun Hukum Jinayat Dalam Penanggulangan Jarimah Maisir Oleh Wilayatul Hisbah (Penelitian Di Wilayah Kabupaten Aceh Tenggara).” Sustainability (Switzerland) 11, no. 1 (2019): 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI.

Al-Yasa’ Abu Bakar. Syari’at Islam Di Provinsi NangroeAceh Darussalam (Paradigma, Kebijakan, Dan Kegiatan). Banda Aceh: Dinas Syari’at Islam Provinsi NAD, 2005.

Ali Abu Bakar & Zulkarnain Lubis. Hukum Jinayat Sebuah Pengantar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2019.

Arisa, Putri. “Fakultas Syari’ah Dan Hukum Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh 2022 m/1444 H” 2014 (2022): 33–34.

Fitriana, Rahayu. “Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat.” Procedia Manufacturing 1, no. 22 Jan (2014): 1–17.

Ibn Jarir Al-Thabari. Jami’ Al-Bayan Fi Ta’wi Ayy Al-Qur’an. Beirut: Dâr al-Kutub al-Ilmiyah, 1992.

J.P Sagala, Mesias. “TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PERMAINAN JUDI JACKPOT (Studi Kasus Putusan Nomor 45/Pid.B/2017/PN.MDN).” Jurnal Hukum Kaidah: Media Komunikasi Dan Informasi Hukum Dan Masyarakat 18, no. 3 (2019): 88–100. https://doi.org/10.30743/jhk.v18i3.1205.

Jalāluddīn Al-Suyūṭī. Lubāb Al-Nuqūl Fī Asbāb Al-Nuzūl. Terjemahan. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2006.

Jasser Auda. Membumikan Hukum Islam Melalui Maqasid Syariah. Terjemahan. Bandung: Mizan, 2015.

“Kamus Besar Bahasa Indonesia,” n.d.

Khalilah Nur ‘Azmy. “Maqashid Al-Qur’an: Perspektif Ulama Klasik Dan Modern.” Mu’asarah: Jurnal Islam Kontemporer 1, no. 1 (2019). https://doi.org/10.18592/khazanah.v17i1.3002.

Kurdi. “Pernikahan Dibawah Umur Perspektif Maqasihd Al-Qur’an.” Jurnal Hukum Islam 14, no. 1 (2016).

Laras, Annisa, Najwa Salvabillah, Cindy Caroline, Jusini Delas, Farra Dinda, and Mic Finanto. “Analisis Dampak Judi Online Di Indonesia.” Concept: Journal of Social Humanities and Education 3, no. 2 (2024): 320–31. https://doi.org/10.55606/concept.v3i2.1304.

Majelis, Pandangan, Permusyawaratan Ulama, Perlindungan Hak, Asasi Manusia, and Dalam Penetapan. “Pascasarjana Universitas Islam Negeri Suamatra Utara Medan 1443 H / 2022 M,” no. 6 (2022).

MUFID, ABDUL. “Maqasid Al-Qur’an Perspektif Muhammad Al-Ghazali.” Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab Dan Dakwah 2, no. 1 (2020): 64–92. https://doi.org/10.32939/ishlah.v2i1.4.

Muhammad, Rusdji Ali. Revitalisasi Syariat Islam Di Aceh. Banda Aceh: Dinas Syari’at Islam, 2018.

Mustaqilla, Safira, Siti Sarah, Eva Zahara Salsabila, and Aina Fadhilla. “Analisis Maraknya Warga Miskin Yang Kecanduan Judi Online Di Indonesia.” Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah 1, no. 2 (2023): 121–36. https://doi.org/10.52029/gose.v1i2.175.

Pane, Ismail, and Muhammad Saleh. Fiqh Mu’amalah Kontemporer. Pidie, Aceh: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini, 2021.

Qotadah, Hudzaifah Achmad, and Adang Darmawan Achmad. “Qanun Jinayat Aceh Antara Implementasi, Isu Dan Tantangan.” Adliya: Jurnal Hukum Dan Kemanusiaan 14, no. 2 (2020): 171–90. https://doi.org/10.15575/adliya.v14i2.9246.

R Muhammad Rayhan Rizky Pratama. “Analisis Yuridis Tindak Pidana Perjudian Online Slot Dan Toto Gelap Online Melalui Website.” Ethics and Law Journal: Business and Notary 2, no. 1 (2024): 224–30. https://doi.org/10.61292/eljbn.118.

Ridwan. “POSITIVISASI HUKUM PIDANA ISLAM (Analisis Atas Qanun No: 14/2003 Tentang Khalwat/Mesum Provinsi Nangroe Aceh Darussalam).” Zitteliana 19, no. 8 (2003): 159–70.

Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah (Pesan, Kesan, Dan Keserasian Al-Qur’an). Jakarta: Lentera Hati, 2002.

Downloads

Published

2026-06-03

Issue

Section

Articles

How to Cite

QANUN ACEH DALAM KERANGKA MAQASHID AL-QUR’AN NKRI: ANALISIS QANUN TENTANG PERJUDIAN (MAISIR). (2026). Manarul Qur’an: Jurnal Ilmiah Studi Islam, 26(1), 1-20. https://doi.org/10.32699/mq.v26i1.10469