Pengaruh Muslim Brand Ambassador Dan Label Halal Terhadap Brand Image Serta Dampaknya Pada Minat Beli Konsumen
DOI:
https://doi.org/10.32699/cx451g74Kata Kunci:
Muslim brand ambasador, Label halal, brand image, minat beli konsumenAbstrak
Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh muslim brand ambassador dan label halal terhadap brand image serta dampaknya terhadap minat beli konsumen pada produk Safi. Dimana, para pemilik usaha kecantikan saling berlomba untuk meningkatkan citra merek melalui berbagai strategi seperti penggunaan brand ambassador dan menambahkan label halal guna meningkatkan minat beli konsumen. Tidak hanya di situ saja, penelitian ini menambahkan citra merek atau brand image yang ditempatkan sebagai variabel intervening untuk melihat apakah variabel ini memberikan dampak pada pengaruh muslim brand ambasador dan label halal terhadap minat beli konsumen, dalam hal ini pada produk Safi, salah satu produk kecantikan dari Negeri Jiran Malaysia. Kelebihan jaminan halal atau perolehan sertifikasi label halal bagi semua produk Safi didapatkan dari dua lembaga penjamin halal, satu dari MUI (Indonesia) dan kedua dari JAKIM (Malaysia). Sehingga diyakini bahwa brand image bahwa produk Safi merupakan produk yang halal dan bermutu (thayyib) akan berdampak pada minat beli konsumen.
Metode – Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif melalui analisis jalur dengan variabel intervening yang diletakkan pada variabel brand image (citra merek) untuk melihat kuat hubungan langsung dan tidaklangsung dari variabel brand muslim ambasador dan label halal terhadap minat beli konsumen pada produk Safi. Menggunakan 97 sampel yang diambil secara nonprobablity purposive sampling dari sejumlah populasi masyarakat muslim di Indonesia yang berusia >15 tahun dan pernah membeli produk Safi.
Hasil - Hasil penelitian menunjukkan bahwa muslim brand ambassador memiliki pengaruh yang signifikan secara langsung dan tidak langsung terhadap minat beli konnsumen melalui brand image. Sedangkan label halal tidak memiliki pengaruh yang signifikan secara langsung terhadap minat beli kosumen namun memiliki pengaruh tidak langsung melalui brand image sebagai variabel intervening terhadap minat beli produk Safi di Indonesia. Kuesioner diukur dengan menggunakan Likert skala 5. Data diolah dengan menggunakan program regresi berganda SPSS Versi 25.
Implikasi - Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data konsumen produk Safi, yaitu masyarakat Muslim di Indonesia, yang diambil secara langsung melalui Google form. Diharapkan gagasan penelitian ini memberikan implikasi bagi dunia marketing, khususnya perilaku pada konsumen Muslim tentag produk halal.
Orisinalitas – Barangkali penelitian mengenai hubungan asosiasi antara muslim band ambasador dan label halal terhadap minat beli konsumen sudah sering dilakukan. Akan tetapi yang membuat orisinal karya penelitian ini adalah (i) pada paradigma penelitiannya, dengan analisis jalur (path analayzis) dengan menggunakan brand image sebagai variabel intervening, serta (ii) pada obyek penelitiannya, ialah produk kosmetik dari Safi dari Malaysia.





