REKONSTRUKSI MODEL SOROGAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI PESANTREN BERBASIS AL-QUR’AN

Authors

  • Varras Amrulloh UNSIQ
  • Asep Sunarko

Keywords:

sorogan, Bahasa Arab, pesantren, Al-Qur’an, rekonstruksi pembelajaran

Abstract

Pembelajaran Bahasa Arab di pesantren berbasis Al-Qur’an masih banyak bertumpu pada metode sorogan sebagai tradisi utama dalam membaca dan memahami teks Arab. Namun, praktik sorogan sering kali masih terbatas pada pembacaan, penerjemahan literal, dan koreksi gramatikal, sehingga belum sepenuhnya menjawab kebutuhan pembelajaran Bahasa Arab yang lebih integratif dan komunikatif. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi model sorogan agar lebih sistematis, relevan, dan sesuai dengan karakter pesantren berbasis Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi konseptual-pedagogis. Data diperoleh melalui kajian literatur, telaah konsep pembelajaran pesantren, serta analisis terhadap kebutuhan pembelajaran Bahasa Arab berbasis Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sorogan dapat dikembangkan melalui tujuh tahapan utama, yaitu persiapan mandiri, pembacaan teks, koreksi guru, dialog makna, analisis kaidah, praktik bahasa, dan refleksi Qur’ani. Model ini memperluas fungsi sorogan dari sekadar metode membaca teks menjadi model pembelajaran yang menggabungkan penguasaan bahasa, pemahaman Al-Qur’an, dan pembentukan adab belajar. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi dengan menempatkan sorogan sebagai model pedagogis yang dapat direkonstruksi melalui integrasi tradisi pesantren, pembelajaran Bahasa Arab, dan orientasi Qur’ani. Dengan demikian, sorogan tidak hanya dipertahankan sebagai warisan klasik, tetapi juga dikembangkan sebagai pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna

Published

2026-07-30

How to Cite

REKONSTRUKSI MODEL SOROGAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI PESANTREN BERBASIS AL-QUR’AN. (2026). LINCA: Jurnal Kajian Bahasa, 3(1). https://ojs.unsiq.ac.id/index.php/linca/article/view/11322