PERAN PEMBELAJARAN TEATER UNTUK MENUMBUHKAN RASA PERCAYA DIRI SISWA KELAS 3 SDN 1 LEKSONO STUDI KASUS SANGGAR BAGASKARA
Keywords:
Pembelajaran Teater, Percaya Diri, Sanggar BagaskaraAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) memahami metode pembelajaran teater yang diterapkan dalam kegiatan pembelajaran siswa kelas III di SDN 1 Leksono; 2) mengidentifikasi peran pembelajaran teater dalam menumbuhkan rasa percaya diri siswa; dan 3) mengetahui hambatan serta tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran teater. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan metode studi kasus untuk menggali secara mendalam praktik pembelajaran teater yang dilaksanakan di sekolah tersebut. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan guru kelas, siswa kelas III, serta pembina dari Sanggar Seni Bagaskara. Observasi dilakukan selama proses latihan dan pementasan berlangsung, sedangkan dokumentasi mencakup catatan kegiatan, foto, dan video. Sumber data utama berasal dari hasil wawancara dan pengamatan langsung terhadap proses pembelajaran, sementara data sekunder diperoleh dari literatur terkait, artikel, dan dokumen pendukung. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan pendekatan Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran teater yang dilaksanakan di SDN 1 Leksono berkontribusi positif dalam menumbuhkan rasa percaya diri siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan keberanian siswa dalam berbicara di depan umum, ekspresi yang lebih terbuka, serta keterlibatan aktif dalam proses pementasan. Hambatan yang muncul dalam proses pembelajaran mencakup keterbatasan waktu dan perbedaan karakter siswa, namun dapat diatasi dengan pendekatan yang tepat dari guru dan pendamping dari sanggar.
