PERSEPSI AL-QUR’AN TERHADAP ILMU PENGETAHUAN (Konstruksi Ilmu Pengetahuan dalam Perspektif Filsafat Ilmu)
DOI:
https://doi.org/10.32699/al-qalam.v25i2.8748Kata Kunci:
persepsi Al-Qur’an, filsafat ilmu, konstruksi ilmu, epistimologiAbstrak
Al-Qur’an sebagai kalām Allāh dan maṣdār al-tasyrī’ (sumber utama) ajaran Islam, tidak hanya mengatur urusan ‘ubūdiyah semata, namun juga memberi isyarat dan pesan-pesan penting yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan (knowledge). Di dalam al-Qur’an, kata “al-ilm” setidaknya disebut sebanyak 105 kali, atau 744 kali dengan berbagai kata derivasinya. Kata tersebut digunakan dalam arti proses pencapaian pengetahuan. Dengan menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan model penelitian diskriptitf kualitatif, studi ini secara filosofis, bertujuan untuk mengetahui asal-usul ilmu, konstruksi ilmu pengetahuan dalam perspektif al-Qur’an, cara memperoleh dan memanfaatkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan manusia. Dalam perspektif filsafat ilmu, kostruksi ilmu pengetahuan dalam Al-Qur’an dapat ditinjau dari dimensi ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Konstruksi pengetahuan dalam perspektif Al-Qur’an menggabungkan dimensi spiritual dan rasional, di mana pengetahuan diperoleh melalui akal dan wahyu. Al-Qur’an mendorong penggunaan akal untuk memahami realitas dan mencapai kebenaran, sambil memberikan panduan etis dan spiritual. Sementara itu, secara epistemologis, ilmu pengetahuan dalam Al-Qur’an terkonstruk melalui perpaduan nalar bayānī (penjelasan tekstual), ‘irfānī (pengetahuan intuitif), dan burhānī (penalaran logis). Ketiga sistem ini saling melengkapi dalam memahami pengetahuan dalam kerangka Al-Qur’an.
Referensi
———. 2021a. al-Risālah al-Ladunniah. Jeddah: Dār al-Minhāj.
———. 2021b. Iḥyā ‘Ulūm al-Dīn. Vol. 5. Jeddah: Dār al-Minhāj.
———. 2021c. Iḥyā ‘Ulūm al-Dīn. Vol. 1. Jeddah: Dār al-Minhāj.
———. t.t. al-Munqīż min al-Ẓalāl. Lebanon: Dār al-Imām li al-Ṭibā’ah.
al-Jābirī, Muḥammad ‘Ābid. 1993. Bunyat al-‘Aql al-‘Arabī. Beirut: Markāz al-Ṡaqafī al-‘Arabī.
Arwani, Agus. 2017. “Epistemologi Hukum Ekonomi Islam (Muamalah).” RELIGIA 15 (1). https://doi.org/10.28918/religia.v15i1.126.
Gazalba, Sidi. 1973. Sistematika Filsafat: Pengantar Kepada Dunia Filsafat, Teori Pengetahuan, Metafisika, Teori Nilai. Jakarta: Bulan Bintang.
Ghulsyani, Mahdi. 1999. Filsafat Sains Menurut al-Qur’an. Bandung: Mizan.
Hadikusuma, Wira. 2018. “Epistemologi Bayani, Irfani dan Burhani Al-Jabiri dan Relevansinya Bagi Studi Agama Untuk Resolusi Konflik dan Peacebuilding.” Jurnal Ilmiah Syi’ar 18 (1). https://doi.org/10.29300/syr.v18i1.1510.
“https://kbbi.web.id.” 2024. 2024.
Jazairy, Abu Bakar Al. 2001. Ilmu dan Ulama: Pelita Kehidupan Dunia dan Akhirat. Jakarta: Pustaka Azzam.
K.F. Vaas. 1985. Darwinisme dan Ajaran Evolusi. Disunting oleh Slamet Soeseno. Jakarta: PT Pustaka Rakyat.
Mahfud, Mahfud. 2018. “Mengenal Ontologi, Epistemologi, Aksiologi dalam Pendidikan Islam.” CENDEKIA : Jurnal Studi Keislaman 4 (1). https://doi.org/10.37348/cendekia.v4i1.58.
Moleong, Lexy J. 2011. Metodologi Penelitian Kualitatif . Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Muhadjir, Noeng. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi IV. Yogyakarta: Rake Sarasin.
Muzammil, Ahmad, Syamsuri Harun, dan Achmad Hasan Alfarisi. 2022. “Bayani, Irfani and Burhani Epistemology as the Basic of Science Development in Islam.” Al-Irfan : Journal of Arabic Literature and Islamic Studies 5 (2).
Pradja, Juhaya S. 1997. Aliran-Aliran Filsafat dan Etika. Bandung: Yayasan Piara.
Rahayu, Afni NurPuji. 2021. “Tinjauan Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Peningkatan Ketereampilan Menulis Deskripsi Melalui Model Kooperatif Tipe Round Table.” Jurnal Pendidikan dan Bahasa Sastra Indonesia.
Rokhmah, Dewi. 2021. “Ilmu dalam Tinjauan Filsafat: Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi.” CENDEKIA: Jurnal Studi Keislaman 7 (2 SE-).
Salam, Burhanuddin. 2003. Pengantar Filsafat. Jakarta: PT. Bina Aksara.
Salam, Safrin. 2020. “Rekonstruksi Paradigma Filsafat Ilmu: Studi Kritis terhadap Ilmu Hukum sebagai Ilmu.” Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan 18 (2). https://doi.org/10.30863/ekspose.v18i2.511.
Shihab, Quraish. 1996. Membumikan al-Qur’an: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung: Mizan.
Solehudin, Ending. 2014. “Filsafat Ilmu Menurut al-Qur’an.” ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman 6 (2). https://doi.org/10.15642/islamica.2012.6.2.263-276.
Suaedi. 2016. Pengantar Filsafat Ilmu. Bogor: IPB Press.
Suriasumantri, Jujun S. 2009. Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Syafiie, Inu Kencana. 2007. Pengantar Filsafat. Bandung: Refika Aditama.
Tafsir, Ahmad. 2009. Filsafat Ilmu. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Wardani. 2003. Epistemologi Kalam Abad Pertengahan. Cet. 1. Yogyakarta: LKiS.
Yasin, Verdi, Muhammad Zarlis, dan Mahyuddin K.M. Nasution. 2018. “Filsafat Logika dan Ontologi Ilmu Komputer.” Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research 2 (2).