Pemanfaatan media E-Leaflet digital tentang demam tifoid dalam upaya peningkatan literasi kesehatan
DOI:
https://doi.org/10.32699/dq0gkj45Keywords:
demam tifoid, e-leaflet digital, literasi kesehatan, promosi kesehatan, PHBSAbstract
Demam tifoid masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang erat kaitannya dengan sanitasi lingkungan yang kurang baik dan rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Rendahnya literasi kesehatan masyarakat mengenai penyebab, penularan, dan pencegahan demam tifoid mendorong perlunya inovasi media edukasi yang mudah diakses dan dipahami. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan melalui pemanfaatan media e-leaflet digital tentang demam tifoid. Kegiatan dilaksanakan pada April–Mei 2026 di Kelurahan Wonokromo, Surabaya, dengan melibatkan 88 peserta. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi melalui distribusi e-leaflet digital, serta pendampingan dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pengertian demam tifoid dari 48% menjadi 72,67%, cara penularan dari 45,33% menjadi 70,67%, pencegahan dari 46,67% menjadi 72%, serta PHBS dari 50% menjadi 74%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan e-leaflet digital menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta karena mudah diakses, menarik, dan mendukung penyampaian informasi kesehatan secara luas. Namun, belum mengevaluasi perubahan perilaku PHBS secara berkelanjutan sehingga diperlukan tindak lanjut untuk menilai dampak jangka panjang dari intervensi yang diberikan. Pemanfaatan media digital berpotensi menjadi strategi edukasi kesehatan yang efektif dalam mendukung upaya promotif dan preventif pencegahan demam tifoid di masyarakat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







