TREATMENT MODEL PEMBELAJARAN SOMATIC, AUDITORY, VISUAL, INTELLECTUAL (SAVI) TERHADAP GAYA BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR

  • Muhammad Saifuddin
  • Ahmad Khoiri
  • Pamungkas Stiya Mulyani
Keywords:
Model SAVI, Gaya Belajar, Efektif

Abstract

Efektivitas Model Pembelajaran Somatic, Auditory, Visual, dan Intellectual (SAVI) dengan Gaya Belajar dan Prestasi Belajar di MI Ma’arif Karangluhur Kertek Wonosobo Tahun Pelajaran 2020/2021. Proses pembelajaran merupakan titik penentu terhadap berhasilnya sebuah tujuan pendidikan. Terwujudnya keberhasilan pembelajaran tentu sangat dipengaruhi oleh kepiawaian seorang guru dalam memilih metode ataupun model pembelajaran. Pada saat ini, proses pembelajaran masih cenderung bersifat teacher centered dan kurang memperhatikan karakteristik siswa terlebih mengenai gaya belajar sehingga pembelajaran dinilai kurang efektif dan menuai hasil yang belum optimal. Model somatic, auditory, visual, dan intellectual (SAVI) merupakan model pembelajaran yang menawarkan konsep belajar dengan mengintegrasikan semua indera yang dimiliki. Tujuan dari penelitian ini untuk 1) mengetahui penerapan model pembelajaran somatic, auditory, visual, dan intellectual (SAVI), 2) mengetahui seberapa efektif model pembelajaran somatic, auditory, visual, dan intellectual (SAVI) dengan gaya belajar dan prestasi belajar 3) mengetahui seberapa besar peningkatan efektivitas model pembelajaran somatic, auditory, visual, dan intellectual (SAVI) dengan gaya belajar dan prestasi belajar. Penilitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu, desain Control Group Eksperiment dengan Model Control Group Pretest and Posttest Design. Teknik sampel yang digunakan dengan Cluster Random Sampling. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan dengan angket gaya belajar dan tes. Hasil penelitian menunjukkan di kelas eksperimen dari 23 siswa, terdapat 7,30% dengan gaya belajar visual, 5,22% bertipe gaya belajar auditory, 8,35% siswa dengan tipe gaya belajar kinestetik, dan 3,13% sisanya bertipe gaya belajar gabungan visual auditory. Berdasarkan uji-t pada kelas eksperimen diperoleh angka sebesar 0,098 > 0,05 , sehingga penerapan model pembelajaran somatic, auditory, visual, dan intellectual (SAVI) di MI Ma’arif Karangluhur  dikategorikan efektif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Abdullah, Shodiq. 2012. Evaluasi Pembelajaran (Konsep Dasar, Teori, dan Aplikasi). Semarang: Pustaka Rizki Putra.
[2] Chatib, Munif. 2013. Sekolahnya Manusia: Sekolah Berbasis Multiple Intelligences di Indonesia. Bandung: PT Mizan Pustaka.
[3] Hamalik, Oemar. 2013. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: PT Bumi Aksara.
[4] Hamid, Moh. Sholeh. 2013. Metode Edutainment. Yogyakarta: Diva Press.
[5] Kaudfeldt, Martha. 2005. Wahai Para Guru Ubahlah Cara Mengajarmu. Jakarta: PT Indeks.
[6] Lickona, Thomas. 2015. Mendidik Untuk Membentuk Karakter. Jakarta: PT Bumi Aksara.
[7] Prastowo. Andi. 2015. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.
[8] S.Margono. 2014. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
[9] Siberman, Melvin L. 2017. Active Learning: 101 Cara Belajar Siswa Aktif. Bandung: Nuansa Cendekia.
[10] Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabet.
[11] Sukamadinata, Nana Syaodih. 2012. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
[12] Suyadi. 2015. Teori Pembelajaran Anak Usia Dini “Dalam Kajian Neurosains”. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
[13] Zahira, Zahra. 2019. Islamic Montessori ” Panduan Pendidikan Anak dengan Metode Montessori dan Pendekatan Nilai-Nilai Islam”. Jakarta: Anak Kita
Published
2020-08-16

STATISTICS

Abstract viewed = 0 times
PDF (BAHASA INDONESIA) downloaded = 0 times