DAMPAK GURU LAKI-LAKI DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK DI TK ABA 4 RECO
DOI:
https://doi.org/10.32699/mn2xq996Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya keterlibatan guru laki-laki dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang masih didominasi oleh guru perempuan. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai bentuk keterlibatan guru laki-laki serta dampaknya terhadap perkembangan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlibatan guru laki-laki dalam proses pendidikan anak usia dini, menganalisis dampaknya terhadap perkembangan anak, mengkaji persepsi orang tua dan kepala sekolah, serta mengidentifikasi faktor penyebab rendahnya jumlah guru laki-laki di PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif yang dilaksanakan di TK ABA 4 Reco, Kabupaten Wonosobo. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru laki-laki berperan aktif dalam pembelajaran, pembentukan karakter, pendampingan ibadah, pengembangan motorik, serta interaksi sosial anak. Kehadiran guru laki-laki memberikan dampak positif terhadap perkembangan nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, sosial emosional, bahasa, dan seni. Selain itu, orang tua dan kepala sekolah memberikan persepsi positif terhadap keberadaan guru laki-laki. Rendahnya jumlah guru laki-laki dipengaruhi oleh stereotip gender, faktor sosial budaya, serta pertimbangan ekonomi yang berkembang di masyarakat.
Kata Kunci: guru laki-laki; pendidikan anak usia dini; perkembangan anak; gender.