Journals

  • Jurnal PPKM

    Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNSIQ merupakan media komunikasi dan desiminasi hasil-hasil penelitian,pengabdian, studi kasus dan ulasan ilmiah (terapan) bagi ilmuwan dan praktisi. Jurnal ini terbit pertama kali pada tahun 2014 dan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo secara berkala empat bulan sekali yaitu Januari, Mei dan September dengan ISSN (print) 2354-869X | ISSN (online) 2614-3763
  • Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

    Integrasi Sains Islam dalam Pendidikan Karakter Peserta Didik di Era Digital

  • FSH UNSIQ PROCEEDING SERIES: On Islamic Studies, Sharia and Law

    FSH UNSIQ PROCEEDING SERIES report findings presented at many of the most important scientific meetings around the world. Topics covered include law, applied law, halal certification.  Published proceedings are valuable as topical status reports providing quick access to information before it appears in the traditional journal literature.


    Kajian akademik tentang lembaga sertifikasi halal sangat menarik dan memberikan kontribusi nyata untuk pengembangan LPPOM yang berperan merintis sertifikasi halal dari voluntary ke mandatory hingga lahirnya UU No. 33/2014 tentang JPH. Sebagai tindak lanjut dari UU JPH, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 83 Tahun 2015 tentang Kementerian Agama di dalamnya menegaskan kedudukan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang mempunyai tugas melaksanakan penyelenggaraan jaminan produk halal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang kedudukannya setingkat dengan Direktorat Jenderal. LPPOM MUI juga  ikut mensosialisasikan UU JPH, karena ini bagian dari kesinambungan terwujudnya visi, misi, dan tujuan MUI. LPPOM MUI akan tetap memiliki masa depan yang cemerlang, pertama sebagai Lembaga Sertifikat Profesi (tentu dalam rangka membantu BPJPH) menyiapkan Auditor Halal, penetapan kehalalan produk, dan akreditasi LPH. Kedua, LPPOM tetap sebagai LPH dengan modal sudah berpengalaman dan sudah memiliki auditor halal. Pada masa-masa injury time, LPPOM MUI juga berbenah diri untuk menyesuaikan diri dengan UU JPH ini. Proses aktualisasi pengamalan keagamaanmasyarakat Islam Indonesia salah satunya ditandai oleh pemanfaatan produk halal. Hal ini berhubungan dengan upaya menjalankan  agama yang sesuai dengan petunjuk  ajarannya. Konsumsi produk halal menjadi salah satu tuntutan kehidupan umat muslim terutama berkaitan dengan tuntutan ajaran agama yang mengharuskan umatnya untuk mengonsumsi makanan dan produk lainnya yang halal dan baik (thoyyib).


    Melalui kegiatan seminar nasional dan Launching lembaga Pemeriksa Halal dengan tema “Implikasi UU JPH terhadap aspek ekonomi, sosial dan budaya” telahberhasilmenghasilkankaryaakademikdalambentuk proceeding dariparapenulislintaskampusperguruantinggi di nusantara.Hasil penelitian dari Muhammad Aziz & Fadholi M Noer menyoroti penyelenggaran jaminan produk halal pasca diterbitkannya Undang-Undang No. 33 tahun 2014 tentang jaminan produk halal menjadi tanggung jawab lembaga yang disebut dengan Badan Pengelola Jaminan Produk Halal (BPJPH). Hasil riset berikutnya dilakukan oleh Hery Purwanto memberikan rekomendasi tentang pentingnya Prinsip marketing halal setidaknya memperhatikan dua faktor mengenai konsep halal, Riset selanjutnya oleh Muhammad Aziz dan Mashudi menyikapi prinsip-prinsip kaidah ushul fiqih dalam analisis produk halal. Selanjutnya persoalan fatwa makanan halam sorot dengan bijak oleh Muchamad Takhim dan Ratna Wijayanti. Riset berikutnya tentang dominasi simbolik MUI yang selalu diuntungkan dan mendapatkan posisi yang strategis di  masyarakat maupun pemerintahan dikarenakan habitus, modal, dan arena yang dimiliki MUI berada pada posisi yang lebih kuat dibandingkan yang lainnya, dipaparkan oleh Suad Fikriawan dengan lugas.Adapun riset berikutnya oleh Nurma Khusna Khanifa dan Safwan, menyoroti tentang screening criteria untuk aspek syariah menyangkut masalah kehalalan bagi produk yang diberikan oleh perusahaan yang bersangkutan, serta juga ketentuan organisatoris bagi perusahaan tersebut yang harus melibatkan unsur pengawasan syariah, yaitu proses penyaringan Efek menjadi Efek syariah didasarkan pada 2 (dua) kriteria, yakni kriteria bisnis (kualitatif) dan kriteria keuangan (kuantitatif). Hasil riset berikutnya dilakukan oleh Hendri Hermawan, Mahmud & Sih Darmi Astuti yang menjelaskan tentang variabel “produk emotikonik islami” yaitu produk yang halal dan toyyib (bermanfaat), memiliki kekuatan ukhuwah dan barokah (berkah), sebagai suatu pengembangan dari konsep produk halalan thoyyiban. Hasil riset berikutnya dipaparkan oleh Muhamad Ali Mustofa Kamal yang menjabarkan variabel unik term “thoyyib” dengan pemikiran tafsir Al-Qur’an dari teks ke pemahaman konteks yang akan menjadi standar pengembangan kriteria sertifikasi halal yang selaras dengan norma Al-Qur’an yang dinamis sesuai dengan perkembangan zaman dan iptek. Hasil riset berikutnya oleh Muchamad Fauzi yang menjelaskan tentang signifikansi penentuan fatwa hukum halal di Indonesia, dapat dilihat dari dzat atau substansi barangnya dan cara mendapatkanya. Selanjutnya Akmal Bashori di sesi akhir proceding memaparkan tentang pribumisasi Hukum Islam melalui Sertifikasi halal berbasis pendekataan inter-cultural menyimpulkan adanya pribumisasi hukum Islam melalui sertifikasi halal telah mengalami pergeseran paradigma (Shifting paradigm) dari tradisi konvensional menuju tradisi berbasis halal-cultur di masyarakat Indonesia. Selanjutnya tulisan aksamawanti dan Muthoam menelaah  kebijakan apa yang telah dibuat oleh pemerintah terkait dengan produk halal, serta bagaima content kebijakan tersebut untuk dianalisis. Kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah terkait produk halal terbagi menjadi 3 rezim yaitu rezim pra sertifikasi, rezim sertifikasi dan rezim pasca terbitnya UU JPH.

  • Jurnal Ilmiah Kesehatan

    Jurnal Ilmiah Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan UNSIQ Jawa Tengah, merupakan jurnal Ilmiah yang menampung karya-karya ilmiah dan hasil penelitian bidang kesehatan

  • Lisanan Arabiya

    Jurnal Lisanan 'Arabiyya; terbit dua kali (Juni and Desember) dalam setahun sejak 2017, adalah jurnal berbahasa Arab dan Indonesia). Jurnal ini diterbitkan oleh Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains al-Quran Wonosobo.


    Dewan Redaksi mempersilakan para pakar, peneliti dan akademisi pendidikan bahasa Arab untuk memberikan kontribusi hasil pikirannya berupa hasil penelitian atau kajian mendalam sesuai konsentrasi ilmu yang ditekuni. . Redaksi berhak menyeleksi naskah yang masuk dan mengeditnya tanpa menghilangkan substansi ide penulisnya. Setiap penulis bertanggung jawab untuk konten artikel yang dipublikasikan